MK Buat Dewan Berpikir Ulang Maju Pilkada

Surya Perkasa    •    Sabtu, 11 Jul 2015 08:16 WIB
mahkamah konstitusi
MK Buat Dewan Berpikir Ulang Maju Pilkada
Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto -- MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak anggota dewan yang diyakini akan berpikir ulang untuk maju dalam Pilkada Serentak 2015. Sebab, putusan Mahkamah Konstitusi yang mengharuskan anggota DPR, DPD, DPRD mundur saat menjadi calon sangat membuat gamang kandidat dari kalangan anggota dewan.

"Banyak anggota dewan berpikir ulang untuk maju bertarung dalam pilkada," kata Wakil Sekretaris Jenderal PAN yang juga anggota Komisi II DPR Yandri Susanto ketika dihubungi, Jumat 10/7/2015.

Banyaknya anggota dewan yang enggan maju akan merusak konstelasi politik dan kerjasama antarpartai politik di daerah. PAN pun dipastikan akan kehilangan kader dan beberapa pasangan kandidat dari partai lain.

"MK memutuskan yang mau maju pilkada dari TNI/Polri atau PNS harus berhenti dari jabatan yang diduduki. Ini tidak ada masalah. Apakah siap anggota dewan? Dengan putusan MK agak mengubah peta, mengubah bentuk koalisi. Ini kuras tenaga kita," ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PAN DPR ini.

Namun hal ini tidak akan memusingkannya. Yandri yakin dapat menemukan kader potensial lainnya. "Kalau mereka tidak maju kita akan cari koalisi yang baru. Kalau tidak ya kita lanjutkan cari yang untuk kita rekomendasikan," kata Yandri.

Mahkamah Konstitusi menghapus Pasal 7 huruf (s) UU Nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada. Pasal ini dinilai bertentangan dengan Pasal 28 (j) ayat 2 UU 1946 dan dinilai diskriminatif kepada TNI, Polri dan PNS yang ingin maju.


(ALB)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA