BPJS Ketenagakerjaan Siap Tanggung Karyawan Kecelakaan

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 11 Jul 2015 13:33 WIB
bpjs ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Siap Tanggung Karyawan Kecelakaan
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Bandung: BPJS Ketenagakerjaan mengharapkan pelaku usaha tidak mengkhawatirkan para pekerjanya yang mendapatkan musibah disaat kecelakaan yang bisa mendatangkan cacat sementara. Hal itu karena BPJS bakal memberikan santunan biaya kepada para pekerja, agar pekerja kembali membaik.

"Jadi tenang, pengusaha kami akan tanggung pekerja yang mendapatkan musibah, kecelakaan mereka akan kami ganti dengan lebih baik, dan itu ada di aturan PP No 4 Tahun 2015," tutur Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Ahmad Riyadi di Hotel Hilton, Bandung, Sabtu (11/7/2015).

Dia menuturkan, ada perbedaan aturan program JKK di PP No 14 tahun 1993 dengan PP No 14 tahun 2015. PP yang baru disahkan saat ini sangatlah memiliki program yang lebih baik.

PP Nomor 14 tahun 2015 memiliki pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk sesuai dengan kebutuhan medisnya. Biaya transportasi darat menjadi Rp1 juta, laut Rp1,5 juta, dan udara Rp2,5 juta. Serta biaya pemakaman Rp3 juta.

"Untuk PP No 14 tahun 1993 hanya memberikan program pelayanan kesehatan untuk biaya obat dan perawatan maksimal Rp20 juta. Biaya transportasi untuk darat Rp750 ribu, laut Rp1 juta dan darat sebesar Rp2 juta. Sedangkan biaya pemakaman Rp2 juta," ungkap dia.

Tidak hanya itu, untuk Santunan Tidak Mampu Bekerja (STMB), PP yang baru memberikan santunan sebanyak 100 persen selama enam bulan, sedangkan PP yang lama diberikan STMB selama empat bulan.

"Untuk santunan, aturan yang baru dan lama hampir sama, tapi ada sedikit perbedaan di biaya pemakaman, dulu Rp2 juta, sekarang dengan PP baru mendapatkan biaya Rp3 juta," jelasnya.


(AHL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA