Eddy Gombloh Pernah Cicipi Profesi Kondektur dan Hidup di Mes Militer

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 11 Jul 2015 13:43 WIB
artis
Eddy Gombloh Pernah Cicipi Profesi Kondektur dan Hidup di Mes Militer
Eddy Gombloh ditemui di rumahnya di Yogyakarta. Foto: MTVN/Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Hidup merantau mengharuskan seseorang berpikir praktis untuk bisa menyambung hidup. Mungkin hal tersebut yang waktu itu terlintas dalam benak pikiran mantan pelawak Eddy Gombloh.

Puluhan tahun hidup di Jakarta, ia menceritakan bagaimana cara bertahan hidup di awal sebelum menjadi salah satu pelawak tersohor. "Banyak dukanya dari pada sukanya," ucap Eddy kepada Metrotvnews.com saat ditemui di kediamannya di Yogyakarta, baru-baru ini.

Eddy mengaku, pada 1962, ia pernah menjadi kondektur. Bukan sebagai kondektur bus, namun truk yang disulap untuk mengangkut penumpang. Kegiatan itu ia lakukan selama acara Asean Games yang saat itu berlangsung di Jakarta. "Tarifnya Rp10 per orang," ujarnya.

Cerita lain yang pernah Eddy alami yakni harus hidup di mes yang digunakan untuk anggota militer di Kodam Diponegoro, Jakarta. Di sana, selain menginap, ia juga harus membantu apa yang menjadi kebutuhan konsumsi anggota militer lainnya.

"Kadang, kalau ada nasi tidak habis saya dijemur, dikumpulkan terus dijual," kisahnya.

Namun, nasib Eddy berubah ketika sudah mulai mendapat kontrak untuk membuat film pada 1963. Mulai tahun itu, ia mulai mendapatkan penghasilan yang layak dan bisa untuk menata kehidupannya.


(Sejumlah film yang pernah dibintangi Eddy Gombloh)

Setalah menerima gaji, ia memilih langsung pulang dan uang yang dihasilkan untuk menghidupi keluarganya. Lelaki yang memiliki nama asli Supardi ini tidak mau mengikuti rekan pemain film lain yang selesai menerima gaji lalu mengadakan pesta minuman keras.

"Kalau narkoba dulu belum ada, yang banyak miras. Saya tidak mau ikutan. Ya, hanya tahu saja," tuturnya.

Kini, hampir sebagian besar rekan yang pernah bermain film dengan Eddy Gombloh sudah meninggal. Eddy yang saat ini masih hidup memilih menikmati masa tua di tempat kelahirannya, Yogyakarta.


(UWA)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA