Ekonomi Lesu, Ini 2 Tantangan Ekonomi Indonesia

Suci Sedya Utami    •    Minggu, 12 Jul 2015 17:17 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesia
Ekonomi Lesu, Ini 2 Tantangan Ekonomi Indonesia
Suasana diskusi di Kedai Tjikini (Foto: MTVN/Suci Sedya Utami)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gejolak perekonomian domestik yang sedang lesu membuat persoalan tersendiri. Bahkan, kini perekonomian Indonesia semakin dihadapkan pada dua tantangan yakni baik dari sisi eksternal maupun dari sisi internal.

Ekonom dari Universitas Paramadina Firmanzah mengatakan, dari sisi eksternal dibayang-bayangi oleh tiga faktor. Pertama, ketidakpastian bank sentral Amerika Serikat (AS) yang berencana menaikkan suku bunga acuannya. Diperkirakan, the Fed akan menaikkan di September.

"Jika itu terjadi, Bank Indonesia juga akan menaikkan BI rate agar outflow tidak deras, agar rupiah tidak jatuh dan jaga stabilitas keuangan. Permasalahannya, kalau BI rate naik, pertumbuhan (ekonomi) tidak akan setinggi yang kita harapkan," terang Firman, dalam sebuah diskusi, di Kedai Tjikini, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2015).

Kedua, krisis di Yunani yang terjadi karena negara tersebut tak mampu membayar utangnya pada IMF, setelah negara para dewa tersebut menolak untuk dikucuri dana talangan (bailout). Ketiga, anjloknya pasar saham Tiongkok mencapai 30 persen.

"Kalau begini kabinet kerja bidang ekonomi liburan Lebaran tidak nyaman. Pasar saham Tiongkok kan tetap berjalan saat Lebaran. Yunani juga sedang memikirkan untuk dana talangan sebanyak 2,1 miliar euro," jelas dia.

Belum lagi dari sisi domestik, lanjutnya, adanya perlambatan ekonomi di kuartal I-2015 sebesar 4,7 persen. Dan, diprediksi Bank Indonesia (BI) pada kuarta II-2015 juga akan mencatat angka yang sama. Belum lagi terjadi perlambatan pada kredit investasi dan perlambatan konsumsi, sehingga tidak mampu komensasi daya beli masyarakat.

"Sehingga, di kuartal III-IV ini harus menjadi daya tarung kita untuk meningkatkan," pungkasnya.


(ABD)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA