Tingkatkan Ekspor Pertanian, Kementan Perluas Kerja Sama 5 Negara

Husen Miftahudin    •    Senin, 13 Jul 2015 10:26 WIB
kementan ads
Tingkatkan Ekspor Pertanian, Kementan Perluas Kerja Sama 5 Negara
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah) (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memperluas kerja sama dengan lima negara di dunia seperti India, Arab Saudi, Prancis, Mesir, dan Singapura. Kerja sama ini dilakukan oleh para Duta Besar (Dubes) ke Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman secara maraton pada akhir pekan lalu.

Amran mengungkapkan, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama di bidang pertanian terutama dalam ekspor komoditas pertanian Indonesia. Seperti kerja sama yang dilakukan dengan Dubes India yang menghasilkan kerja sama khusus di bidang penelitian pertanian dan juga menawarkan ekspor daging India ke Indonesia.

"Sementara kita masih akan mempelajari tawaran tersebut mengingat penyakit mulut dan kuku masih banyak terjadi di Asia dan Timur Tengah," ujar Amran, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Metrotvnews.com, di Jakarta, Senin (13/7/2015).

Sedangkan Pemerintah Prancis mengutarakan maksudnya agar diberi kesempatan untuk berpartisipasi di Merauke dalam mengembangkan food estate.

Seperti diketahui, Kementan akan membuka lahan seluas 250 ribu hektare (ha) di Merauke pada 2015 guna mengoptimalkan lahan serta menyediakan pangan nasional. Jenis lahan yang tersedia berupa rawa yang diyakini sebagai lahan suboptimal untuk kemudian dengan mengerahkan teknologi dan mekanisasi pertanian, lahan tersebut bisa menjadi optimal untuk memasok beras nasional.

"Sejak 8 Mei kita sudah melakukan pemantauan dan koordinasi, situasinya ada potensi 1,2 juta ha di Merauke yang flat dan akan dioptimalkan. Tahun ini, 250 ribu (ha) dulu," ujar Amran.

Ia optimistis, ketika food estate berhasil, diimbangi dengan ketersediaan benih unggul yang sudah tersedia, maka sumbangsih produksi padi bertambah hingga 1,5 juta ton dalam sekali panen, dan akan menjadi dua kali lipatnya dalam setahun jika panen dua kali.

Sementara itu, Pemerintah Mesir ingin proses ekspor fresh food yang dimilikinya bisa melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Kompensasinya, Indonesia bisa melakukan ekspor beras premium ke Mesir.

Dengan Arab Saudi, lanjut dia, Indonesia sepakat memperkuat kerja sama di bidang food security, khususnya dalam proses pengelolaan minyak kelapa sawit. Selain itu, Indonesia juga menawarkan produk beras premium kepada Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan warga Indonesia yang pergi umroh atau haji.

"Saya harap Arab Saudi bisa memfasilitasi para eksportir Indonesia yang ingin memasarkan beras premium untuk warga Indonesia yang pergi 1umroh atau haji," ujarnya.

Sedangkan Dubes Singapura menagih komitmen Indonesia yang bersedia meningkatkan ekspor buah dan sayuran sebesar 20 persen per tahun ke negeri Singa tersebut.

"Kelima negara tersebut meyakini Indonesia merupakan prospek pangsa pasar dunia di masa yang akan datang dengan jumlah penduduk yang terus bertambah. Kerja sama melalui penanaman modal oleh investor ini juga diperlukan untuk meningkatkan pertanian Indonesia," pungkas Amran.


(ABD)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA