Tiga Perilaku Ini Bertentangan dengan Semangat Ramadan

Meilikhah    •    Senin, 13 Jul 2015 11:00 WIB
ramadan 2015
Tiga Perilaku Ini Bertentangan dengan Semangat Ramadan
Berbuka puasa di halaman Blue Mosque di Istanbul. (AP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ramadan adalah waktu untuk refleksi, kontrol diri dan menahan nafsu. Bagi mayoritas Muslim, puasa memberikan kesempatan untuk berbagi bersama mereka yang kurang beruntung. 

Namun, cendekiawan Muslim melihat beberapa tahun ke belakang banyak perilaku-perilaku Muslim yang justru bertentangan dengan semangat Ramadan. Seperti terlalu banyak makan dan bermewah-mewahan saat berbuka puasa.

"Puasa adalah untuk mencapai takwa, kesadaran diri. Anda belajar bagaimana menghargai rezeki dari makanan dan minuman. Anda juga belajar untuk mendisiplinkan diri, tak bergunjing dan menjadi manusia yang lebih baik," kata Nasif Kayed dari pusat kebudayaan Dubai, melansir Al Arabiya, Senin (13/7/2015).

1. Pemborosan
Orang-orang berlomba menyajikan makanan dan mengundang para tamu untuk buka puasa bersama. Bukan satu jenis makanan saja yang disajikan, tapi beberapa hanya untuk mengesankan orang. Bukan untuk mendapatkan pahala spiritual dari puasa dan berbuka puasa bersama.

2. Terlalu banyak makan
Para ilmuwan mengungkapkan, manfaat jangka pendek puasa jika dikontrol dengan baik akan bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan, ahli gizi juga mengatakan puasa mampu menngkatkan sensitivitas insulin, mempercepat metabolisme dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan otak.

Berbuka puasa dengan menu seimbang dan tak berlebihan akan mendatangkan manfaat. Namun akan menjadi bumerang jika berlebihan seperti naiknya berat badan hingga gangguan kesehatan lebih berat pada perut.

3. Membuang makanan
Jumlah makanan lezat dan mewah yang banyak disajikan di hotel dan restoran berakhir di tempat sampah. Menyadari masalah ini, Dubai Municipality menyusun pedoman baru bagi perusahaan makanan agar tak melakukan pemborosan.

Dubai Municipality juga berkoordinasi dengan badan amal untuk membantu menyumbangkan makanan untuk orang miskin.

Kayed menjelaskan membuang-buang makanan bertentangan dengan semangat Ramadan. Ramadan adalah tentang berbuat baik, jika dilakukan dengan buruk dan keluar dari prinsip maka semangat Ramadan akan hancur.


(MEL)