Agung Laksono Ganti Semua Satpam Golkar era Ical

M Rodhi Aulia    •    Senin, 13 Jul 2015 11:34 WIB
kisruh golkar
Agung Laksono Ganti Semua Satpam Golkar era Ical
Kantor DPP Golkar nampak sepi. (Foto: MTVN/M Rodhi Aulia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak yang berubah dalam penjagaan dan pengelolaan Kantor DPP Partai Golkar yang terletak di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Semua petugas keamanan era Aburizal Bakrie (Ical) tak lagi bertugas di kantor ini.
 
"Sudah sebulan mereka enggak kerja di sini lagi," kata Aditya, salah seorang satpam, kepada Metrotvnews.com di lokasi, Senin, (13/7/2015).
 
Aditya mengatakan, semua satpam dibawah komandan Yono sudah diganti dengan yang baru. Aditya adalah satu dari sejumlah satpam yang baru. Hari ini hanya terlihat empat satpam yang bertugas di gedung utama.
 
Tidak hanya itu, semua office boy yang bertugas mengelola dan menjaga kebersihan kantor pun ikut diganti. Meski demikian, Aditya tidak merinci alasan penggantian personel tersebut. "Sekarang memang semuanya sudah ganti baru," ujarnya.
 
Pantauan Metrotvnews.com, seragam putih mereka tampak masih baru. Di bagian lengan kiri terdapat logo Partai Golkar. Mereka juga mengenakan kartu tanda pengenal dengan latar belakang Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Jakarta, Agung Laksono.
 
Sementara itu, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang biasanya setia menjaga pintu gerbang kantor saat masa transisi kepemimpinan pucuk Golkar juga tak terlihat lagi. Pasukan loreng hitam-kuning ini, dikatakan Aditya, tak bertugas lagi.
 
Seperti diketahui, pada Jumat 10 Juli, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara mengeluarkan putusan dengan nomor register 162/B/2015/PT TUN JKT yang mengabulkan permohonan banding Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terkait penerbitan surat keputusan kepengurusan Partai Golongan Karya. Dengan putusan itu, legalitas kepengurusan Golkar saat ini berada di tangan Ketua Umum Agung Laksono, hasil Musyawarah Nasional Ancol.

Dalam laman situsnya, majelis hakim yang terdiri atas Arif Nurdua, Didik Andy Prastowo, dan Nuraneni Manurung menilai gugatan yang diajukan kepengurusan Munas Bali di bawah pimpinan Aburizal Bakrie terhadap SK kepengurusan Munas Ancol tak dapat diterima.
 
(FZN)