Nasib KY Terancam, Istana Belum Bersikap

Desi Angriani    •    Senin, 13 Jul 2015 14:06 WIB
sarpin effect
Nasib KY Terancam, Istana Belum Bersikap

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo belum mengambil sikap terkait nasib Komisi Yudisial yang terancam setelah dua komisionernya dilaporkan Hakim Sarpin Rizaldi ke Bareskrim. Suparman Marzuki dan Taufiqurrahman Syahuri dilaporkan atas kasus pencemaran nama baik.

"Belum ada tanggapan," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Senin (13/7/2015).

Pratikno menjelaskan, kasus yang menjerat Komisioner KY tersebut sudah dilaporkan ke Presiden di sela-sela rapat terbatas pagi tadi. Akan tetapi Presiden belum sempat menanggapinya karena diselingi isu-isu lain.

"Ini tadi sudah dilaporkan di sela-sela sidang kabinet. Ini masih banyak isu-isu yang lain," ungkap dia.

Ketua KY dan Kapolri berpeluang untuk bertemu secara langsung di Istana. Pasalnya, sore nanti, Presiden menyelenggarakan buka puasa bersama duta besar, menteri kabinet kerja, dan para lembaga negara.

"Ya mungkin ketemu lah. Kan bareng-bareng nanti," pungkas dia.

Sarpin melaporkan Ketua KY Suparman Marzuki dan Komisoner Taufiqurrahman Sahuri ke Bareskrim Mabes Polri dengan No Pol: LP/335/III/2015/Bareskrim tertanggal 18 Maret 2015.

Laporan dilakukan menyusul munculnya sejumlah kecaman setelah Sarpin memutus gugatan praperadilan Budi Gunawan.


(TRK)