Jika Terbukti Lalai, PT Mandom Terancam 5 Tahun Penjara

Lukman Diah Sari    •    Senin, 13 Jul 2015 14:36 WIB
kebakaran
Jika Terbukti Lalai, PT Mandom Terancam 5 Tahun Penjara
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal. (Foto: MI/M Irfan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen PT Mandom Indonesia terancam sanksi lima tahun penjara jika terbukti lalai hingga terjadi kebakaran besar yang menewaskan enam orang pekan lalu. Penyidik Polda Metro Jaya dibantu Mabes Polri masih menelisik penyebab utama musibah itu.
 
"Kita fokus mencari tahu penyebab kebakaran. Apabila ada unsur kelalaian maka akan lanjut ke penyidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2015).
 
Pihaknya masih mencari alat bukti yang kuat di tempat kejadian perkara. Menurut Iqbal, untuk mengetahui penyebab kebakaran diperlukan penyelidikan hingga tuntas dengan mengumpulkan seluruh alat bukti dan keterangan saksi.
 
"Kemudian masuk ke penyidikan. Apabila ada kelalaian yang berdampak kebakaran, maka akibat kelalaian itu ada di Pasal 359 dan 360," ujarnya.
 
Ia menjelaskan, untuk mencari tahu adanya kelalaian atau tidak, pihaknya memulai penyelidikan dan penyidikan dari manajemen pengelolaan kerja. Menurut dia, pengelola harus mengetahui apakah alat produksi masih layak pakai atau tidak.
 
"Apabila penyebab kebakaran karena lalai, kita lakukan penyidikan. Bila terbukti, ada sanksi hukuman lima tahun penjara," tukas dia.
 
Kebakaran terjadi di pabrik PT Mandom di Kawasan Industri MM2100 di Cibitung, Bekasi sekira pukul 09.30 WIB, Jumat 10 Juli lalu. Menurut keterangan kepolisian, api diduga berasal dari ledakan tabung gas.


(FZN)