Bekas Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Papua Didakwa Korupsi Rp 4,8 Miliar

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 13 Jul 2015 19:26 WIB
korupsi di esdm
Bekas Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Papua Didakwa Korupsi Rp 4,8 Miliar
Mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Papua, Jannes Johan Karubaba

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa bekas Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Papua, Jannes Johan Karubaba bersalah dalam kasus proyek pembuatan Detail Engineering Design (DED) PLTA sungai Urumuka dan Mamberamo tahun anggaran 2009-2010 di Papua.

Jannes diduga telah melanggar Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2007 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah. Pasalnya, tidak melakukan proses lelang dalam proyek tesebut.

"Sehingga teknik pelaksananya (proyek DED) bertentangan dengan kewenangan terdakwa selaku pengguna anggaran (PA). Melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri sebesar Rp 4.805.287.400, serta orang lain atau suatu koporasi," kata Jaksa KPK, Kiki Ahmad Yani saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2015).

Akibat korupsi itu, Jannes, lanjut Kiki, telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 32.948.481.066.

Atas perbuatannya, Jannes didakwa melanggar Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah ke dalam UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Detailing Engineering Design Pembangkit Listrik Tenaga Air ( DED PLTA) di Sungai Mamberamo tahun anggaran 2009-2010. KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni bekas Gubernur Papua, Barnabas Suebu, bekas Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua 2008-2011, Jannes Johan Karubaba dan Direktur Utama PT Konsultasi Pembangunan Irian Jaya (KPIJ) Lamusi Didi.

Ketiganya kini sudah memasuki masa persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.  


(REN)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

2 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA