Jokowi Minta Menkumham Kaji Grasi Antasari

Desi Angriani    •    Senin, 13 Jul 2015 20:12 WIB
antasari azhar
Jokowi Minta Menkumham Kaji Grasi Antasari
Jokowi--Metrotvnews.com/Desi Angriani

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo meminta Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly untuk mengkaji grasi yang diajukan oleh terpidana 18 tahun penjara kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Antasari Azhar. Pasalnya, grasi tersebut terkendala secara hukum di Mahkamah Agung.

"Buat dikaji benar. Secara prinsip kemanusiaan memang ada tapi ini ada kendala yuridis. Kendala hukum," ujar Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7/2015).

Menurutnya, pengajuan grasi Antasari tidak memenuhi syarat pasal 7 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2010 tentang grasi. Di dalam pasal disebutkan permohononan grasi diajukan paling lama dalam jangka waktu satu tahun sejak putusan memperoleh kekuatan hukum tetap.

"Iya dan surat dari MA mengatakan tidak memenuhi syarat pasal 7 ayat 2 UU grasi," ungkap dia.

Antasari bersama pengusaha, Sigid Haryo Wibisono dituding bersekongkol menghabisi nyawa Nasrudin, direktur PT Rajawali Putra Banjaran. Pembunuhan diduga dilatari asmara segitiga.

Antasari divonis 18 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada 11 Februari 2010. Hakim Herry Swantoro memastikan, semua unsur sudah terpenuhi antara lain, unsur barang siapa, turut melakukan, dengan sengaja, direncanakan, dan hilangnya nyawa orang lain.

Pada 6 September 2011, Antasari mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Tapi, PK ditolak karena bukti yang diajukan dianggap tidak tepat.


(REN)

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

2 hours Ago

Deisti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharj…

BERITA LAINNYA