3 Kapal Utama Bawean-Gresik Dinilai Sudah tak Layak

Amaluddin    •    Selasa, 14 Jul 2015 00:59 WIB
transportasi lautramadan 2015
3 Kapal Utama Bawean-Gresik Dinilai Sudah tak Layak
KM Express Bahari 8-E tak bisa melaut karena kondisi cuara yang buruk. Foto: MTVN/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Anggota Komisi D (bagian pembangunan) DPRD Jawa Timur, Samwil, prihatin terhadap persoalan transportasi laut untuk rute Gresik-Bawean dan Bawean-Gresik.

Dia menilai, tiga kapal yang saat ini menjadi tulang punggung pelayaran, sudah tak layak. Kapal itu antara lain KM Express Bahari 8-E, KM Natuna Express, dan KM Gili Iyang) yang selama ini beroperasi bergantian untuk melayani rute itu.

Transportasi kapal merupakan satu-satunya akses untuk bisa ke Pulau Bawean. Dalam sehari, keberangkatan dari dan menuju Bawean hanya sekali.

"Masalah ini bukanlah persoalan baru bagi warga Bawean. Mestinya pemerintah setempat (Gresik) memprioritaskan transportasi ke Bawean dengan kapal yang lebih layak. Paling tidak pemda bisa membelinya untuk warga Bawean," kata Samwil, saat dihubungi, Senin (13/7/2015).

Samwil menilai kapal argo alias kapal barang lebih layak beroperasi untuk menuju Bawean. "Kapasitasnya lebih besar dengan bobot lebih kuat dibanding tiga kapal itu. Nah, tinggal dimodifikasi menjadi kapal penumpang," ujarnya.

Politisi asal Demokrat itu mencontohkan, Gubernur Jatim Soekarwo pernah menyediakan kapal argo yang dimodifikasi menjadi kapal penumpang pada arus mudik 2014 lalu.

"Namun sayangnya warga Bawean lebih memilih tiga kapal itu lantaran lebih cepat," tutur politisi yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Gresik itu.

Menurut Samwil, pemkab Gresik mampu membeli kapal yang layak untuk beroperasi Gresik-Bawean. "Kalau membangun Stadion Lengis dengan anggaran sekitar Rp350 miliar bisa, untuk membeli kapal atau mendatangkan kapal pun saya kira sangat bisa. Jika tidak, persoalan ini akan terus dialami warga Bawean," tuntasnya.


(UWA)