Idul Fitri Berpotensi Berbeda di Seluruh Dunia

Meilikhah    •    Selasa, 14 Jul 2015 09:30 WIB
ramadan 2015
Idul Fitri Berpotensi Berbeda di Seluruh Dunia
Ilustrasi.

Metrotvnews.com, Kairo: Islamic Crescent Observation Project (ICOP) mengamati perayaan Idul Fitri sebagai penanda akhir bulan suci Ramadan berpotensi berbeda di seluruh dunia. Akan ada yang merayakan Idul Fitri pada 17 Juli 2015, adapula yang baru merayakannya sehari kemudian.

Kepala ICOP Mohammed Shoukat Awdah mengatakan bahwa sebagian besar negara-negara Islam akan menyaksikan hilal Syawal pada Kamis, 16 Juli. Badan pengamatan bulan di Emirat Arab, Sharjah Planetarium bagkan telah mengumumkan bahwa Idul Fitri di negara Teluk jatuh pada Jumat, 17 Juli 2015.

"Mayoritas Muslim di seluruh dunia bersatu dan memulai puasa Ramadan pada Kamis, 18 Juni. Perhitungan astronomis menunjukan bahwa Idul Fitri akan jatuh pada Jumat, 17 Juli," kata Awdah, melansir Onislam, Selasa (14/7/2015).

Sementara itu, kepala Organisasi Imam di India, Umer Ahmed Ilyasi mengatakan perayaan Idul Fitri di negara itu baru akan berlangsung pada sabtu, 18 Juli 2015, tergantung pada penampakan bulan. Komite Hilal Nasional Ghana pun menyatakan hal serupa bahwa 1 Syawal jatuh pada 18 Juli 2015.

Metode pengamatan penampakan bulan memang selalu menjadi isu kontroversial di antara negara-negara muslim di dunia. Bahkan para ulama pun punya pendapat berbeda tentang metode ini. 

Meski kerap berselisih pendapat dan pandangan, otoritas pemerintah biasanya mengambil alih untuk menjadi penengah dalam memastikan penampakan bulan dan penentuan bulan baru, hal ini membuat masyarakat dalam negeri mematuhi keputusan tersebut.


(MEL)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

7 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA