Korban Lapindo Kecewa Ganti Rugi tak Cair sebelum Lebaran

Heri Susetyo    •    Selasa, 14 Jul 2015 15:47 WIB
lumpur lapindo
Korban Lapindo Kecewa Ganti Rugi tak Cair sebelum Lebaran
Peringatan sembilan tahun lumpur lapindo di Sidoarjo, 29 Mei 2015, Metrotvnews.com/ Amaluddin

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah tinggal tiga hari lagi. Sedianya umat Islam yang merayakan bersuka cita. Namun itu tak dirasakan warga korban lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka kecewa.

Mereka dijanjikan pemerintah soal pencairan dana ganti rugi lumpur Lapindo sebelum Lebaran. Namun janji tinggal janji. Janji tak kunjung ditepati.

"Dulu kan janjinya sebelum Lebaran dicairkan," kata Abdul Rosid, 55, warga Desa Renokenongo, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (14/7/2015).

Alwi Yulianto, warga lain, pun mengungkapkan kekecewaannya. Meski tiga menteri mendatangi Sidoarjo, toh mereka tak bisa menerima uang ganti rugi sebelum lebaran.

"Masalahnya kan karena lambat validasi. Seharusnya validasi setiap hari antara 300 hingga 500 berkas," kata Alwi.

Semula, pemerintah berjanji uang ganti rugi bisa dibagikan sebelum Lebaran. Pencairan ganti rugi mundur karena proses validasi berkas warga korban lumpur belum selesai. Badan Penanggulangan Lumpur Lapindo Sidoarjo (BPLS) baru menuntaskan 1.127 berkas warga. Jumlah yang belum divalidasi lebih banyak: 2.220 berkas.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Men PU Pera) Basuki Hadimuljono mengaku perlu berhati-hati mencairkan dana tersebut. "Harus berhati-hati dengan risiko seminimal mungkin supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," katanya.

Pencairan dana talangan itu sendiri senilai Rp781 miliar untuk 3.337 berkas korban lumpur Lapindo. Selain Men PU Pera, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo hadir mengunjungi warga.

 


(RRN)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

23 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA