PWNU Jatim: Lebaran Masih Berpotensi Sama

Tri Kurniawan    •    Selasa, 14 Jul 2015 16:44 WIB
ramadan 2015
PWNU Jatim: Lebaran Masih Berpotensi Sama
Warga melaksanakan salat Idul Fitri di kawasan underpass Senen, Jakarta, Senin 28 Juli 2014. Antara Foto/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Surabaya: Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur HM Sholeh Hayat mengatakan ada peluang hilal (rembulan usia muda sebagai penanda pergantian kalender) bisa dirukyat (dilihat secara kasat mata).

"Saat ini, lebih dari 61 titik lokasi rukyat se-Indonesia. Bila tidak terhalang mendung ada potensi rukyat akan berhasil, sehingga 1 Syawal akan berpotensi sama pada Jumat 17 Juli," kata Sholeh di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (14/7/2015).

Menurut dia, Kepala LAPAN Thomas Jamaludin sudah menyatakan ketinggian hilal yang kurang dari tiga derajat secara astronomi akan sulit dilihat.

"Tapi, analisis garapan para ulama hisab di Badan Hisab Rukyat Jatim justru sebaliknya, dengan merujuk 20 sistem atau kitab terkait irtifak hilal di akhir Ramadan 1436 H," katanya.

Ke-20 sistem itu terbagi tiga cara hisab yakni delapan sistem atau kitab yang menghasilkan hitungan ketinggian hilal antara 2,05 sampai 2,58 derajat.

"Delapan sistem atau kitab itu adalah Durusul Falaqiyah, Ephimeris Hisab Rukyat, Bulugh al Wathor, Asy Syahru, Tsamarotul Fighr, Ittifa' Dzatil Bain, dan Ad Darul Anik," katanya.

Selanjutnya, 10 kitab hisab rujukan yang menghasilkan hitungan ketinggian hilal 03,2 derajat sampai 03,29 derajat.

Ke-10 kitab rujukan dimaksud adalah Khulashoh al Wafiyah, New Comb, Matlaus Said, Durrul Mastlup, Hakiki, Qowaidul Falaqiyah, Tashilul Misatsal, dan Nurul Anwar.

"Dua kitab lainnya yakni Salaf Sullamun Nayyiren dan Fathurrouf fil Manannan, bahkan menghitung ketinggian hilal pada 29 Ramadan 1436 H mencapai 04,45 sampai 04,59 derajat," kata Sholeh.

Artinya, ke-20 sistem tersebut menghitung ijtimak akhir Ramadan dengan kesepakatan yang sama yakni terjadi hari Kamis 16 Juli, pukul 07.39 WIB sampai 09.00 WIB.

"Kalau hilal terlihat pada 16 Juli, maka usia Ramadan hanya 29 hari dan 1 Syawal pun jatuh pada Jumat 17 Juli," cetusnya.

Apalagi, saat ini, ada lebih dari 61 titik lokasi rukyat se-Indonesia, sehingga bila ada yang terhalang mendung, maka ada potensi lokasi rukyat yang lain tidak mendung atau berhasil merukyat. (Antara)


(TRK)

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

7 hours Ago

Keluarga telah diizinkan untuk membesuk Setya Novanto di Rutan KPK. Istri didampingi dua kolega…

BERITA LAINNYA