Pertamina-KKKS Mahakam, Teken Jual Beli Gas Alam 660 Ton

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 14 Jul 2015 17:29 WIB
Pertamina-KKKS Mahakam, Teken Jual Beli Gas Alam 660 Ton
Illustrasi Kilang. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Mahakam, yaitu Total Indonesie dan Inpex menandatangani Perjanjian Jual Beli LNG (PJB) untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar industri pertambangan dan komersial di Kalimantan.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan PJB LNG dilakukan untuk volume sebesar 660 ton dengan periode pasokan sampai dengan akhir 2015.

"Rencananya LNG ini akan disalurkan untuk pemenuhan kebutuhan industri tambang dan komersial di kawasan Kalimantan Timur," ujar Dwi di Depot LPG Tanjung Priuk, Jakarta, Selasa, (14/7/2015).

Pertamina juga telah menyiapkan dana investasi senilai USD156,4 juta untuk beberapa proyek infrastruktur tambahan yang akan tuntas secara bertahap hingga 2019.

Proyek-proyek tersebut meliputi ekspansi frekuensi LNG filling station di plant 26, loading dan cargo dock di lokasi kilang LNG Badak serta terminal penerima LNG yang masing-masing terdiri dari jetty dan storage di mining site Kaltim Prima Coal, Berau Cluster, dan Kalsel Cluster.

Adapun beberapa kegiatan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar industri pertambangan dan komersial di Kalimantan yakni PT Pertagas Niaga telah mengirimkan LNG ke beberapa lokasi di Kalimantan.

"Dalam masa pilot project Pertagas Niaga telah berhasil mengirimkan LNG ke lokasi tambang Berau, Indominco, dan konsumen komersial Balcony Mall, Balikpapan dengan aman," tutur dia.

Pertamina dan afiliasinya telah menjadi pioneer dalam pelaksanaan konversi BBM ke LNG di sektor pertambangan Kalimantan Timur melalui pelaksanaan pilot project dengan Berau Coal dan Indominco sejak 2014.
(SAW)