Permintaan Melemah, Ini Cara Jokowi Dongkrak Harga CPO

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 14 Jul 2015 18:10 WIB
biofuel
Permintaan Melemah, Ini Cara Jokowi Dongkrak Harga CPO
Direktur Utama BPDP Sawit Bayu Khrisnamurti (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelemahan ekonomi dunia ikut membawa jatuhnya harga komoditas Crude Palm Oil (CPO). Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampaknya tak mau tinggal diam membiarkan pelemahan harga yang diprediksi akan berlangsung lama itu.

Melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit, pemerintah melakukan suatu upaya peremajaan lahan (replanting) terhadap perkebunan sawit rakyat. Hal itu dilakukan demi mengerek harga CPO. Targetnya harga jual CPO dapat terangkat sampai level USD850 per metrik ton. 

Direktur Utama BPDP Sawit Bayu Khrisnamurti mengungkapkan, program prioritas badan ini adalah meremajakan 2.000 hektare (ha) kebun kelapa sawit di Pekanbaru dan Jambi. Diharapkan, dengan replanting ini produktivitas perkebunan rakyat itu akan meningkat 30-40 persen. 

"Kita sadar, petani menanam kebun itu sudah dari 30 tahun lalu. Tapi sayangnya tidak ada prinsip keberlanjutan dan sertifikasi. Jadi, peremajaan kebun ini didesain sesuai dengan persyaratan itu dan nantinya memudahkan petani," papar dia, di Kantor PIP, Jakarta, Selasa (14/7/2015).

Lebih jauh, kata Bayu, tujuan utama revitalisasi kebun rakyat ini sengaja untuk mengurangi pasokan atau suplai CPO. Ini merupakan strategi pemerintah kembali mengangkat harga jual CPO di pasar. Seperti diketahui, harga CPO dan komoditas lain anjlok seiring melemahnya permintaan dari Tiongkok. 

"Peremajaan ini akan mengendalikan suplai CPO, karena sekarang situasinya berada pada over suplai. Itu akan mendongkrak harga. Dan kalau diremajakan, selama empat tahun petani tidak menerima income, kita support petani dengan mekanisme lewat perbankan sehingga kekhawatiran itu bisa terjawab," terang Bayu.

Mantan Wakil Menteri Perdagangan itu berharap harga jual CPO terkerek naik dari upaya tersebut ke level USD750 sampai USD850 per metrik ton. Saat ini, harga CPO ada di titik terendah USD575 per metrik ton. 

"Penyerapan biofuel di dalam negeri 5,2 juta kiloliter (kl) dalam satu tahun dengan skema peremajaan tersebut. Indonesia adalah pemain besar di sawit, dalam 3-4 tahun ke depan pasokan akan berkurang supaya harga naik," pungkasnya.



(ABD)

Dalami Konten Video, Polisi Kembali Periksa Miryam Pekan Ini

Dalami Konten Video, Polisi Kembali Periksa Miryam Pekan Ini

3 hours Ago

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan kembali memeriksa Miryam S Ha…

BERITA LAINNYA