BI: Penukaran Uang di Papua Capai Rp14,66 Miliar

Antara    •    Selasa, 14 Jul 2015 18:34 WIB
bank indonesiapenukaran uang
BI: Penukaran Uang di Papua Capai Rp14,66 Miliar
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Metrotvnews.com, Jayapura: Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua mencatat penukaran uang melalui kas keliling sejak awal Ramadan hingga menjelang Lebaran di daerah Papua telah mencapai Rp14,66 miliar.

"Dari hari pertama bulan Ramadan hingga hari ini, jumlah nilai penukaran uang kepada masyarakat mencapai Rp14,66 miliar," kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Joko Supratikto, di Jayapura, Selasa (14/7/2015).

Jumlah tersebut, kata dia, Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua juga telah melayani penukaran uang kepada kalangan perbankan mencapai Rp8,53 miliar. "Total penukaran uang telah mencapai Rp23,18 miliar. Dalam pelayanan penukaran uang tersebut, jenis pecahan uang yang dibutuhkan masyarakat adalah pecahan kecil yaitu pecahan Rp20.000 ke bawah," jelasnya.

Di samping penukaran, lanjut dia, pihaknya juga melayani pembayaran kepada bank-bank di Jayapura dan kepada Kas Titipan di Sorong, Timika, Biak dan Merauke. "Jumlah pembayaran dari hari pertama puasa sampai dengan hari ini telah mencapai Rp1,48 triliun. Dengan demikian, jumlah penukaran dan pembayaran telah mencapai Rp1,51 triliun," katanya.

Dia mengatakan jumlah itu naik 170 persen dibanding 2014 yang hanya mencapai Rp558,76 miliar. Tingginya jumlah penukaran dan pembayaran mengindikasikan bahwa perputaran uang di Provinsi Papua semakin tinggi. "Meski jumlah penukaran dan pembayaran tinggi, stok uang tunai di Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua dan Kas Titipan masih terjaga aman," tegasnya.

Untuk diketahui, stok uang tunai di Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua saat ini sebesar Rp1,22 triliun yang terdiri dari berbagai pecahan. Sedangkan stok uang tunai di Kas Titipan mencapai Rp423,92 miliar.


(ABD)

Ade Komarudin Diperiksa untuk Novanto

Ade Komarudin Diperiksa untuk Novanto

10 minutes Ago

Tiga saksi tersebut ialah politikus Partai Golkar Ade Komaruddin, pengusaha Made Oka Masagung, …

BERITA LAINNYA