Jelang Pengumuman BPS

Kinerja Perdagangan Ditaksir Masih Catat Surplus

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 15 Jul 2015 08:53 WIB
neraca perdagangan indonesia
Kinerja Perdagangan Ditaksir Masih Catat Surplus
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) bakal mengumumkan kinerja ekspor dan impor siang nanti, Rabu (15/7/2015). Beberapa ekonom menilai kinerja neraca perdagangan sepanjang Juni 2015 masih akan mencatatkan surplus.

Ekonom Mandiri Sekuritas Aldian Taloputra memprediksi surplus neraca dagang Juni akan berada pada angka USD853 juta. Jika benar, maka Indonesia akan mencatat surplus secara berururutan sejak Desember 2014 lalu.

Meskipun, Aldian menaksir surplus kali ini angkanya lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang mencapai USD950 juta. Namun kondisi Juni lebih positif karena baik ekspor dan juga impor.

"Swing harga komoditas bulan lalu menjadi momentum kenaikan ekspor, Harga CPO naik 4,7 persen (mtm) meski batu bara relatif flat," terang Aldian, di Jakarta, Rabu (15/7/2015).

Sementara itu, Ekonom Bank DBS, Gundy Cahyadi memperkirakan neraca dagang juga masih akan diperkirakan surplus, namun angkanya jauh lebih kecil yakni USD700 juta, dengan perkiraan pertumbuhan ekspor yang menurun 18,4 persen, begitu juga dengankinerja impor yang ditaksir turun 24,3 persen.

"Data menunjukkan perdaganganhanya akan menunjukkan bahwa permintaan domestik melemah. Pertumbuhan impor pun melemah menyoroti permintaan domestik yang lamban. Ini masih harus dilihat apakah pemerintah akan mempercepat pengeluaran fiskal seperti yang dijanjikan," jelasnya.


(AHL)