Koalisi Arab dan Loyalis Yaman Rebut Bandara Aden

Willy Haryono    •    Rabu, 15 Jul 2015 09:11 WIB
konflik yaman
Koalisi Arab dan Loyalis Yaman Rebut Bandara Aden
Pemandangan umum kota Aden, Yaman. (Foto: Karim Sahib)

Metrotvnews.com, Aden: Pasukan loyalis Presiden Yaman, didukung serangan udara dan laut koalisi pimpinan Arab Saudi, merebut kembali bandara di kota Aden, Yaman, Selasa (14/7/2015). 

Kapal perang dan pesawat koalisi Arab menghantam sejumlah pemberontak Houthi, yang akhirnya mulai menarik diri dari kota pelabuhan tersebut. Pertempuran di Aden berlangsung selama lebih kurang empat bulan.

Menurut Kepala Staf Mohammed Marem, seperti dikutip Associated  Press, Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi terus memantau "Operasi Panah Emas untuk Pembebasan Aden." Hadi telah melarikan diri dari Yaman dan berlindung di Arab Saudi.

Sejumlah sumber militer di Aden mengatakan pasukan loyalis Hadi mendapat banyak keuntungan dari dukungan pasukan Yaman yang dilatih di Arab Saudi dan juga dari serangan koalisi. 

"Pasukan yang belakangan ini dilatih di Arab Saudi turut berpartisipasi dalam peperangan bersama Popular Resistance," ucap seorang sumber, merujuk pada kelompok loyalis Hadi.

Merebut kembali Aden adalah pencapaian signifikan pertama pasukan loyalis Hadi. Houthi menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, pada September lalu dan terus berusaha merebut daerah lainnya. 

Mundurnya Houthi dari Aden bertepatan dengan perjanjian bersejarah program nuklir Iran dengan enam kekuatan dunia di Wina, Austria.


(WIL)