Perjalanan Keliling Indonesia

Shinta Utami, Keliling Nusantara Pakai Honda Scoopy Modifikasi

Ainto Harry Budiawan    •    Rabu, 15 Jul 2015 12:41 WIB
modifikasi motor
Shinta Utami, Keliling Nusantara Pakai Honda Scoopy Modifikasi
Shinta tinggal menjelajah Sumatera untuk mengakhiri perjalanannya di Aceh. MTVN/ A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Keliling nusantara dengan menggunakan sepeda motor sudah banyak yang melakukan. Tapi jika hal itu dilakukan dengan kekurangan fisik, kondisi sepeda motor yang dimodifikasi khusus serta pelakunya adalah wanita, sepertinya hanya Shinta Utami yang melakukannya.

Wanita asal Pekanbaru, Riau ini menderita polio saat usia 4 tahun. Kakinya berukuran kecil, Ia pun harus menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan. Memasuki usia SMU, Shinta mulai memiliki impian berkeliling Indonesia.

"Keliling Indonesia memang cita-cita saya, tapi kalau terbang saya tidak bisa eksplor. Makanya saya pakai motor yang dimodifikasi khusus sama om saya, motor saya ditambahkan dua roda lagi dibelakangnya," papar Shinta saat ditemui dipelatihan Gojek di Pondok Cabe, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.

Motor Shinta menggunakan Honda Scoopy, yang merupakan kendaraannya beraktifitas sehari-hari. "Modifikasinya juga aku yang cari-cari di internet, Paman aku yang membuatnya," sambungnya.

Memulai perjalanan dari Pekanbaru sejak 4 Oktober 2014, Shinta telah menempuh perjalanan sejauh 18.000 kilometer, berdasarkan odometer yang ada dimotornya. Dan sudah semua pulau-pulau besar di Indonesia dijelajahinya, bahkan mampir Malaysia dan Brunei Darussalam.

"Saya start dari Pekanbaru, ke Jambi, Palembang, nyebrang ke Bangka, Belitung, lalu Jakarta, Pontianak, Kuching, Shibu, Miri, Brunei, Kinabhalu, Sandakan, Tawaw, Tarakan, Tanjung Selor, Berau, Samarinda, Balikpapan, Palangkaraya, Banjarmasin, Batulicin, nyebrang ke Makassar, Bone, Kolaka, Toraja, Mamuju, Palu, Gorontalo, Manado, Bitung, Ternate, Sofifi, Sorong, Waisai, Raja Ampat, Sorong, Manokwari, Jayapura, Wamena, Ambon, Flores, Lombok, Bali, Jogja, Solo, Semarang, Bandung, dan sekarang sampai di Jakarta," beber Shinta.

Meski begitu Shinta mengaku pernah berhenti selama 40 hari dan kembali kerumahnya. "Waktu itu saya pulang dulu 40 hari, motor saya titip di kantor polisi di Palopo, saya pulang pakai pesawat," bebernya.

Dari semua wilayah, Kalimantan sangat menantang. "Kondisi jalannya rusak-rusak, kadang ban motor saya yang tengah suka ngegantung jadi tidak bisa jalan. Belum lagi as roda sempat patah," keluhnya.

Selain mewujudkan impiannya untuk berkeliling Indonesia, Shinta juga punya misi lain yakni memecahkan rekor MURI. "Mau bikin rekor MURI, perjalanan terjauh yang ditempuh penyandang difabel, dengan motor modifikasi. Sekalian mau menginspirasi kalau cacat fisik bukanlah halangan," ucap wanita 30 tahun tersebut.

Hebatnya Shinta melakukan perjalanan ini tanpa dukungan dari pihak mana pun. Semua biaya dan segalanya diurus menggunakan dana pribadinya. "Selama perjalanan sudah habis Rp15 juta," akunya.

Shinta pun berharap kelak ada pihak yang mau mendukung dirinya, paling tidak saya mau diberi bantuan sepeda motor sport dan mudah mendapatkan sparepart-nya. "Karena tangkinya besar, pakai matik seperti ini kadang bingung lewat daerah yang jarang pom bensin, makanya saya bawa jeriken lima liter untuk jaga-jaga," paparnya.

Shinta pun ingin mengakhiri perjalanannya ini di Aceh, karena memang Sumatera yang belum dikunjunginya. "Kalau ada sponsor, saya mau jelajah Asia Tenggara. Enaknya dapat motor sport turing, tingkat dimodifikasi lagi dan tangki besar tidak perlu takut kehabisan bensin," bebernya lebih lanjut.

Anda bisa mengikuti perjalanan Shinta dengan mengunjungi blog miliknya di limitedwithutlimits.com.


(UDA)

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

7 hours Ago

Keluarga telah diizinkan untuk membesuk Setya Novanto di Rutan KPK. Istri didampingi dua kolega…

BERITA LAINNYA