Tips Berkendara Aman

Ketahui Dua Jenis Proses Tilang saat Melanggar Aturan Lalu Lintas

M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 15 Jul 2015 14:13 WIB
lalu lintas
Ketahui Dua Jenis Proses Tilang saat Melanggar Aturan Lalu Lintas
Polisi tilang pemotor yang melanggar peraturan lalu lintas. Dok MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi para pengguna jalan khususnya pengendara kendaraan bermotor, wajib hukumnya mematuhi peraturan lalu lintas jika tak ingin kena sanksi hukum. Dan yang menjadi momok pengendara saat di jalan adalah ketika harus berurusan dengan pihak berwajib, apalagi sampai ditilang polisi akibat melanggar peraturan lalu lintas
 
“Seorang polisi yang menemukan pelanggaran wajib melakukan penindakan, dan penindakannya bisa dilakukan melalui teguran atau peringatan. Kemudian diberikan bukti pelanggaran yang lebih dikenal dengan surat tilang,” jelas Kombes Unggul Sedyantoro Kabid Management Operasional dan Rekayasa Korlantas Polri.
 
Unggul menjelaskan ada dua alternatif cara jika terjadi pelanggaran lalu lintas dan ditilang oleh pihak kepolisian. Pertama, mengakui kesalahan. Artinya, ya sudah saya memang melanggar, lalu akan diberi slip biru dan diwajibkan membayar denda maksimal (deposit denda) di bank BRI yang ditunjuk. Sisa denda yang telah didepositkan di Bank akan dikembalikan dengan menunjukkan bukti hasil sidang.
 
Kedua, dengan mengikuti sidang, kita akan diberi slip merah dan semua denda akan masuk ke kas negara. Tidak ada biaya pungutan dan tidak diperkenankan diluar ketentuan yang berlaku. Pembayaran denda dapat dilakukan melalui Bank BRI yang ditunjuk. Setelah proses sidang selesai, kita bisa mengambil kembali SIM/STNK yang disita di kantor Satlantas tempat kita ditilang.
 
“Untuk besaran denda slip warna biru biasanya polisi akan memberikan denda masimal yang tertera di slip tilang, dan untuk slip warna merah yang memutuskan besaran denda maksimal adalah hakim berdasarkan keyakinannya,” kata Unggul
 
“Tapi yang penting tentang jangan melanggarnya, jangan karena denda kecil jadi berani melanggar, taati peraturan lalu lintas demi ketertiban kita bersama,” tutup Unggul.


(UDA)

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

34 minutes Ago

Fredrich dianggap melewati batas dalam memberikan keterangan dan informasi tentang Novanto yang…

BERITA LAINNYA