Nilai Ekspor Turun 12,78% di Juni 2015

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 15 Jul 2015 14:32 WIB
eksporbps
Nilai Ekspor Turun 12,78% di Juni 2015
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor di Juni 2015 mengalami penurunan sebanyak 12,78 persen menjadi USD13,44 miliar bila dibanding posisi ekspor di periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar USD15,41 miliar.

"(Namun) ekspor kita mengalami peningkatan di Juni tahun ini sebanyak 5,91 persen bila dibanding Mei (MoM) yaitu dari USD12,69 miliar menjadi USD13,44 miliar. Tapi, kalau dibanding ekspor diperiode yang sama tahun lalu kita turun," kata Kepala BPS Suryamin, ditemui dalam acara konferensi pers "Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia Juni 2015", di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (15/7/2015).

Menurut dia, penurunan ekspor di Juni tahun ini terjadi dikarenakan ekspor migas yang mengalami pelemahan menjadi USD1,45 miliar bila dibanding perolehan di periode yang sama di tahun lalu yang tercatat sebesar USD2,78 miliar.

Selain itu, penurunan juga terjadi lantaran kinerja ekspor nonmigas mengalami penurunan atau menjadi USD11,98 miliar di Juni 2015. Angka ini mengalami penurunan bila dibandingkan perolehan ekspor nonmigas sebesar USD12,62 miliar di Juni 2014.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Juni 2015 mencapai USD78,29 miliar atau menurun sebanyak 11,86 persen dibanding periode yang sama di 2014. Demikian juga ekspor nonmigas mencapai USD68,30 miliar atau menurun sebanyak 6,62 persen.

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas di Juni 2015 terhadap Mei 2015 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD261,7 juta (17,01 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada perhiasan/permata sebesar USD139,3 juta (23,63 persen).

Ekspor nonmigas ke Amerika Serikat (AS) di Juni 2015 mencapai angka terbesar yaitu USD1,38 miliar, disusul Tiongkok USD1,23 miliar dan Jepang USD1,11 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 31,09 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar USD1,39 miliar.

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan periode Januari-Juni 2015 turun sebanyak 6,36 persen dibanding periode yang sama di 2014, dan ekspor hasil tambang dan lainnya turun sebanyak 9,80 persen, sementara ekspor hasil pertanian naik sebanyak 1,35 persen.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada periode Januari-Juni 2015 berasal dari Jawa Barat dengan nilai USD12,95 miliar (16,55 persen), diikuti Kalimantan Timur sebesar USD9,85 miliar (12,58 persen) dan Jawa Timur sebesar USD9,10 miliar (11,63 persen).


(ABD)