SPBU di Sampang Merugi karena Pembeli Gunakan Uang Palsu

Agus Josiandi    •    Kamis, 16 Jul 2015 11:23 WIB
uang palsu
SPBU di Sampang Merugi karena Pembeli Gunakan Uang Palsu
Salah satu SPBU di Sampang yang tertipu uang palsu, Metrotvnews.com/ Agus Josiandi

Metrotvnews.com, Sampang: Momen mudik hari raya Idul Fitri dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan mengedarkan uang palsu (upal). Salah satu yang menjadi sasaran  pengedar uang palsu  adalah sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang di himpun Metrotvnews.com, beberapa SPBU di Sampang  mengalami kerugian akibat menjadi korban peredaran uang palsu. Satu di antaranya SPBU Kecamatan Jrengik.

"Pernah sampai 2 kali tertipu, ada  yang Rp100 ribu dan Rp50 ribu," tutur salah seorang petugas SPBU yang enggan disebutkan namanya, kamis (16/7/2015).

Hal serupa juga terjadi di SPBU Banyuanyar Sampang. Menurut Manajer SPBU Banyuanyar, Sifrih, sudah tiga kali pembeli bensin membayar dengan uang palsu. Uang palsu yang digunakan  antara lain pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, hingga Rp20 ribu. SPBU mengaku mengalami kerugian  karena pegawainya kurang teliti.

"Mereka menggunakan kesempatan saat SPBU ramai, jadinya petugas bingung dan kurang teliti. Saya sudah perintahkan kalau ada lagi langsung ditangkap saja orangnya, serahkan ke polisi," ujar Sifrih.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Hari Siswo mengaku sudah pernah memberikan peringatan  agar warga berhati-hati dengan peredaran uang palsu yang marak saat musim mudik.

"Kalau kepergok (membeli dengan upal) langsung tangkap dan  serahkan kepada petugas, kita akan proses," tegasnya.
 


(RRN)