Soal Lebaran, Pimpinan Komisi VIII: Ormas Mestinya Sepakat Ikut Pemerintah

Surya Perkasa    •    Kamis, 16 Jul 2015 13:26 WIB
ramadan 2015
Soal Lebaran, Pimpinan Komisi VIII: Ormas Mestinya Sepakat Ikut Pemerintah
Ilustrasi. Foto: Rosa Panggabean/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak menutup kemungkinan perayaan Lebaran 1436 H/2015 jatuh tak bersamaan. Namun, perbedaan ini diharapkan tidak membuat kekisruhan umat Islam di Indonesia.

"Harus diberi penyuluhan kepada umat Islam, bahwa itu hal yang biasa," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid ketika dihubungi, Kamis (16/7/2015).

Perbedaan ini seharusnya diterima dengan lapang dalam beragama. Karena perbedaan ini merupakan demokrasi dalam umat beragama. "Jadi tidak usah jadi masalah," kata dia.

Dia pun beharap organisasi masyarakat Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah mendorong hal ini. Dia juga berharap ormas-ormas itu bersatu untuk bersama-sama menentukan jatuhnya Lebaran.

"Perbedaan di dalam umat Islam adalah rahmat. Sebuah yang menunjukkan kemajemukan, tapi perlu kewibaan dan kelapangan dada agar ada persatuan," harap politikus Gerindra ini.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah sepakat mengikuti keputusan pemerintah. "Untuk hal yang begini mereka harusnya ikut kepada pemerintah dan ormas-ormas lain. Untuk menunjukkan sisi lainnya, yaitu persatuannya," kata dia.

Hal ini bisa tercapai jika ada kesepakatan dan kesepahaman dari seluruh Ormas Islam. Selain itu, juga dibutuhkan dari kewibaan pemerintah sendiri. Seperti yang terjadi saat era Presiden Soeharto.

"Ini perlu kebesaran jiwa kita dan kewibawaan pemerintah. Dulu zaman Pak Harto bisa sama, karena ada kewibawaan pemerintah," pungkas dia.


(KRI)

KPK Optimis Menang di Praperadilan Setya Novanto

KPK Optimis Menang di Praperadilan Setya Novanto

22 minutes Ago

KPK optimis memenangkan gugatan praperadilan tersangka korupsi ktp-el Setya Novanto. KPK akan m…

BERITA LAINNYA