BI: Kondisi Yunani Tidak Mempengaruhi Ekonomi Jateng

Antara    •    Kamis, 16 Jul 2015 19:29 WIB
ekonomi indonesia
BI: Kondisi Yunani Tidak Mempengaruhi Ekonomi Jateng
Bank Indonesia ANTARA,Ismar Patrizk

Metrotvnews.com, Semarang: Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Wilayah V Jateng-DIY menyatakan kondisi krisis ekonomi di Yunani tidak memengaruhi kondisi perekonomian Jawa Tengah.
 
"Kalau diperhatikan, hubungan dagang kita dengan Yunani itu kecil sekali, kalau dikalkulasi tidak ada 10 persen dari seluruh aktivitas ekonomi Jateng khusus ekspor dan impor," kata Kepala BI Kanwil V Jateng-DIY Iskandar Simorangkir di Semarang, Kamis (16/7/2015).
 
Menurut dia, hal yang perlu dikhawatirkan adalah dampak psikologis, yaitu dari sisi pasar saham yang melibatkan pelaku keuangan internasional. Namun perekonomian Yunani berdampak sementara kepada pelaku industri keuangan sektor saham.
 
Jika dilihat dari data, hanya sedikit komoditas yang dikirimkan oleh Jateng ke pasar Yunani. Dari 10 persen tersebut kebanyakan merupakan komoditas mebel.
 
"Justru yang perlu diwaspadai adalah kondisi ekonomi di Tiongkok mengingat dari industri Jateng baik ekspor maupun impor cukup tergantung pada Tiongkok," katanya.
 
Berdasarkan data BI komposisi barang impor Tiongkok ke Jateng mencapai 42 persen yang terdiri atas bahan baku maupun barang jadi, sedangkan dari sisi ekspor mencapai 11-12 persen.
 
"Oleh karena itu, jika ekonomi Tiongkok kolaps akan berdampak sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi Jateng," katanya.
 
 
 
 
 
 


(SAW)