Bandara Juanda Ditutup Hingga Jumat Pagi

Luhur Hertanto    •    Kamis, 16 Jul 2015 20:38 WIB
gunung raung
Bandara Juanda Ditutup Hingga Jumat Pagi
Seorang ibu muda menyusui bayinya di Bandara Juanda sambil menunggu informasi jadwal baru penerbangannya yang dibatalkan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Jakarta: Penutupan empat bandar udara di Jawa Timur sebagai dampak erupsi Gunung Raung, Bondowoso, diperpanjang hingga esok pagi.  Perpanjangan ini karena diperkirakan hingga dini hari nanti situasinya belum cukup kondusif.

Penutupan yang ditetapkan mulai pukul 17.00 WIB, Kamis (16/7/2015), semula dijadwalkan hingga 22.00 WIB. Namun ada kemungkinan situasinya belum membaik dalam waktu secepat itu sehingga diperpanjang hingga 06.00 WIB, Jumat (17/7/2015).

Penutupan beberapa bandar tersebut berdasarkan NOTAM (Notice  to Airmen) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sore ini. Berikut data perpanjangan waktu penutupan bandara sebagaimana siaran pers Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA. Barata, Kamis (16/7/2015):

Juanda, Surabaya

Berdasarkan NOTAM Nomor A1450/15, penutupan Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya diperpanjang mulai pukul 17.00 WIB hari ini (16/7) hingga besok (17/7) pukul 06.00 WIB.

Abdurahman Saleh, Malang

Berdasarkan NOTAM Nomor C0556/15, penutupan Bandar Udara Abdurahman Saleh Malang diperpanjang mulai pukul 17.04 WIB hari ini (16/7) hingga besok (17/7) pukul 06.00 WIB.

Notohadinegoro, Jember

Berdasarkan NOTAM Nomor C0558/15, penutupan Bandar Udara Notohadinegoro Jember diperpanjang mulai pukul 17.31 WIB hari ini (16/7) hingga besok (17/7) pukul 16.00 WIB.

Blimbingsari, Banyuwangi

Berdasarkan NOTAM Nomor C0555/15, penutupan Bandar Udara Blimbingsari Banyuwangi diperpanjang mulai pukul 15.07 WIB hari ini (16/7) hingga besok (17/7) pukul 16.00 WIB.

"NOTAM penutupan bandara-bandara ini akan terus diperbaharui menyesuaikan dengan kondisi nyata atas perkembangan penyebaran debu vulkanik terkait aktivitas Gunung Raung di Provinsi Jawa Timur," tutur Barata.

Khusus di Bandara Juanda, Sidoarjo, ada 222 jadwal penerbangan pada sepanjang malam ini yang terpaksa ditunda. Mayoritas dari 27 ribu calon penumpangnya akan mudik lebaran ke berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.





 


(LHE)