Hubungan Warga dan Ahmadiyah Bukit Duri Kurang Mesra

LB Ciputri Hutabarat    •    Kamis, 16 Jul 2015 21:11 WIB
demo massa
Hubungan Warga dan Ahmadiyah Bukit Duri Kurang Mesra
Markas Ahmadiyah Bukit Duri--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga Bukit Duri mengaku jarang bersosialisasi dengan warga penghuni markas Ahmadiyah Bukit Duri. Hal ini disampaikan Ali Albasah yang rumahnya tak jauh dari markas Ahmadiyah.

"Jarang lihat, cuma pas ada tukang sayur yang pakai gerobak baru ke luar ngobrol di situ. Selebihnya enggak pernah. Sama waktu antar anaknya sekolah saja lihatnya. Setelah itu langaung masuk lagi," kata Ali kepada Metrotvnews.com di Jalan Bukit Duri Tanjakan Batu, Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2015).

Melihat kondisi tetangganya yang kurang bersosialisasi itu, Ali terkadang merasa kasihan. Tapi rasa ibanya hilang saat mengingat cara pengajaran Ahmadiyah yang dianggapnya menyimpang.

"Kasihan sebenarnya lihat dia enggak punya teman. Tapi kesal juga dengan ajarannya itu. Masa salat jumat bisa cuma empatan?," beber Ali.

Pernyataan serupa juga datang dari Ketua RW.08, Zaitun Azhari. Dari pengamatannya sebagai ketua RW, warga yang menempati rumah markas Ahmadiyah itu jarang ikut kegiatan setempat. Sehingga, masyarakat tak tahu banyak informasi soal warganya itu.

"Sosialisasi hanya ketemu ditukang sayur saja. Ngobrol jarang. Kalau untuk datang ke warga dan ikut arisan sekitar enggak ada," terang Azhari.

Sepengetahuan Azhari, jemaah Ahmadiyah datang dari tempat yang jauh. Beberapa jemaah yang datang ke markas itu berasal dari Bekasi, Tangerang, Pondok Bambu dan Pondok kelapa.

Diantono, penghuni markas Ahmadiyah yang beralamat di Jalan Bukit Duri Tanjakan Batu, No.13, RT.02/ RW.08, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan ini diketahui tinggal bersama keluarganya. Diantono dan istri dan keempat anaknya sudah menempati rumah itu sejak tahun 2009.


(AZF)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

14 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA