DPR Apresiasi Kinerja Jonan

Mufti Sholih    •    Jumat, 17 Jul 2015 00:27 WIB
dpr
DPR Apresiasi Kinerja Jonan
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kanan) bersama Menteri Kemaritiman Indroyono Soesilo (kiri) menyampaikan keterangan kepada wartawan usai meninjau Posko di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (7/1/2015).MI/Arya Manggala).

Metrotvnews.com, Jakarta: Mudik pada Ramadan 2015 nampak berbeda dengan mudik di tahun sebelumnya. Tahun ini, mudik lebih tertata dengan baik meski antusiasme pemudik meningkat.

Berdasarkan data PT KAI di stasiun Pasar Senen, jumlah penumpang yang naik dari stasiun tersebut dari H-15 sampai H-6 ini sudah mencapai 180.273 pemudik. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya 139.907 pemudik dalam periode waktu yang sama.

Angka kenaikan tersebut mendukung prediksi Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, yang memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan transportasi umum akan mencapai angka 20 juta dengan peningkatan sebesar 2,5 persen untuk angkutan udara; 9,5 persen untuk angkutan laut dan 3,5 persen untuk angkutan kereta api.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhidin Mohamad Said mengakui kehebatan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam melancarkan arus mudik. Hingga H-1 lebaran tahun 2015, perjalanan 20 ribu masyarakat ke kampung halaman berjalan dengan aman.

"Kementerian Perhubungan sudah sangat luar biasa, kita harus memberi apresiasi itu," ujar Muhidin dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7/2015).

Kinerja Menteri Perhubungan, menurut Muhidin sudah mengantisipasi dan menata dengan baik jajarannya. Dalam hal ini, imbauan untuk membeli tiket dari jauh-jauh hari untuk di bandara, terminal bus, pelabuhan laut dan stasiun kereta api telah memberikan bukti terjadinya penurunan penumpukan calon penumpang.

"Kementerian Perhubungan boleh dikatakan sudah maksimal persiapan untuk arus mudik," sebut Muhidin.

Penataan dari Menteri Perhubungan juga mendapatkan perhatian untuk menambah armada. Untuk penyeberangan di Merak-Bakahueni telah ditambahkan tiga Kapal Roro. Untuk armada bus seperti AKAP, AKDP, dan pariwisata telah disiapkan 44.800 bus yang artinya naik sebesar 4 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan untuk kereta api jumlah gerbong ditambah menjadi 1.637 gerbong dari 1.543 gerbong.


(AZF)