Polda Imbau Warga Tolikara tidak Terprovokasi

Antara    •    Sabtu, 18 Jul 2015 02:32 WIB
penyerangan
Polda Imbau Warga Tolikara tidak Terprovokasi
Polisi anti huru-hara Polda Bali mengatur barisan saat apel gabungan TNI-Polri pengamanan wilayah pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas kasus gugatan Pemilu Presiden 2014, di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Kamis (21/8). (Foto: ANTARA FOTO/Nyo

Metrotvnews.com, Jayapura: Polda Papua mengimbau kepada warga sekitar, khususnya warga di Karubaga, Kabupaten Tolikara, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Publik diminta mengedepankan persatuan.

"Kami mengajak, mengimbau kepada seluruh masyarakat di Papua dan khususnya di Tolikara agar tidak terpancing dengan persoalan kekinian yang terjadi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Kombes Pol Patrige Renwarin di Kota Jayapura, Papua, Jumat (17/7/2015) sore.

Menurut dia, persoalan penyerangan di Kabupaten Tolikara sedang ditangani jajaran kepolisian lokal. "Jajaran kami di lapangan terus bekerja, mencari tahu akar persoalan yang sebenarnya mengapa sampai demikian," ujar dia.

Dia mengemukakan langkah nyata yang telah diambil oleh Kapolres Tolikara adalah berkoordinasi dengan bupati setempat sebagai pimpinan daerah. Hal ini termasuk menjalin komunikasi dengan para tokoh agama, adat, pemuda dan perempuan, juga para ketua-ketua paguyuban.

"Agar masalah yang ada tidak meluas ke daerah lainnya dan menangkap para pelaku," tambah dia.

Mantan Kapolres Merauke itu juga berpesan kepada masyarakat agar dalam menerima informasi lebih mengedepankan sikap 'cek dan ricek'. "Rekan-rekan media juga diharapkan bisa memberitakan dengan baik dan benar, mengedepankan jurnalis damai," pungkas dia,

Seperti diketahui, ketika berlangsung Salat Id di Tolikara, tiba-tiba datang sekelompok orang yang berteriak-teriak. Aksi itu disusul lemparan batu dan pembakaran bangunan.

Brimob dan Yonif 756 yang mengamankan lokasi sempat mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan massa. Belasan orang pelaku kerusuhan ditangkap.


(OGI)