Saham Google Angkat Nasdaq ke Rekor Tertinggi

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 18 Jul 2015 09:13 WIB
wall street
Saham Google Angkat Nasdaq ke Rekor Tertinggi
Ilustrasi. FOTO: REUTERS/Lucas Jackson

Metrotvnews.com, New York: Reli besar terhadap saham Google mendorong Nasdaq untuk membukukan kembali rekor tertingginya. Sedangkan saham energi yang lemah malah membebani indeks Dow  Jones dan S & P 500.

Reuters melansir, Sabtu (18/7/2015), saham Google melonjak 16,26 persen mencetak level tertingginya di posisi USD699,62, sehari setelah melaporkan pertumbuhan pendapatan iklan yang kuat. Kondisi ini merupakan keuntungan terbesar Google sejak April 2008.

Sementara itu, saham Facebook naik 4,53 persen ke rekor tertingginya di posisi USD94,97 di mana ada harapan bahwa hal itu bisa mencerminkan pertumbuhan iklan Google.

Namun demikian, penurunan harga minyak membuat keuntungan saham di Wall Street menjadi terbatas, dengan indeks energi S & P 500 turun 1,07 persen ke level terendah sejak Januari 2013. Saham Chevron merosot 1,4 persen.

Orang dalam Wall Street optimistis tentang laporan triwulan mendatang, setelah beberapa hasil minggu ini datang di atas ekspektasi.

Nasdaq Composite mebuat 46,96 poin atau 0,91 persen, menjadi 5.210,14, rekor tertinggi setelah penutupan perdagangan kemarin. Indeks S & P 500 naik 2,35 poin atau 0,11 persen menjadi 2.126,64.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average turun 33,8 poin atau 0,19 persen dan mendarat di level 18.086,45. Adapun saham Boeing turun 1,11 persen dan menjadi hambatan terbesar pada Dow setelah mengatakan akan mengambil biaya kuartal kedua terkait dengan masalah dengan pengisian bahan bakar udara Program KC-46 pesawat tankernya.

Adapun untuk pekan ini, indeks Dow Jones naik 1,8 persen, S & P naik 2,4 persen, dan Nasdaq naik 4,3 persen, kenaikan mingguan terbesar sejak Oktober 2014.

Sedangkan indeks S & P 500 membukukan 21 kali tertinggi dan 25 terendah baru, serta Nasdaq mencatat 107 tertinggi baru dan terendah baru 87. Tercatat sebanyak 6,1 miliar lembar saham diperdagangkan di bursa AS, di bawah rata-rata sepanjang bulan ini 6,6 miliar lembar saham, demikian menurut data BATS Global Markets.


(AHL)