Kerusuhan di Tolikara

PGLII Tak Bisa Pecat Anggota GIDI

Renatha Swasty    •    Sabtu, 18 Jul 2015 15:47 WIB
penyerangan
PGLII Tak Bisa Pecat Anggota GIDI
Sesalkan kekerasan di Tolikara: Direktur Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama Oditha r Hutabarat (tengah) bersama Ketua Persekutuan Gereja dan Lembaga Injil Indonesia (PGLII) Ronny Mandang (kanan) dan Kepala Biro Humas PGI Jeirry Sumampow ----Ant/Sigi

Metrotvnews.com, Jakarta: Persatuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) tak bisa memecat anggota Gereja Injili di Indonesia (GIDI) yang terlibat kerusuhan di Kabupaten Tolikara, Papua. Sebab, PGLII tak bersifat komando.

"PGLII itu merupakan persekutuan jadi tidak ada sanksi organisasi kalau anggotanya melakukan tindakan seperti yang terjadi sekarang," kata Sekretaris Umum PGLII, Pdt Fredi Sunyoto di Kantor PGI, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2015).

Yang bisa dilakukan, kata dia, adalah pastoral penggembalaan, yaitu proses dalam internal supaya seseorang tak melakukan hal buruk yang sudah dilakukannya. Jadi, PGLII tak bisa memberikan sanksi atau mengeluarkan anggota GIDI yang telah berbuat onar tersebut.

"Jadi tidak ada pemecatan, tidak dikeluarkan karena memang AD/ART kami yang merupakan bersifat lembaga persekutuan," pungkas dia.

Sebelumnya, anggota GIDI terlibat kerusuhan di Kabupaten Tolikara. Jumat pagi. Insiden diduga disebabkan salah paham karena pengeras suara. Pada saat bersamaan di daerah tersebut berlangsung dua acara yang digelar oleh dua umat agama yang berbeda. Ada acara perayaan Idul Fitri dan pertemuan pemuka masyarakat gereja.


(TII)

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

22 minutes Ago

Jakarta: Terdakwa korupsi pengadaan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2013 Andi Narogong memba…

BERITA LAINNYA