Peristiwa Tolikara Jadi Ujian Perdana Kepala BIN

Arga sumantri    •    Sabtu, 18 Jul 2015 16:24 WIB
penyerangan
Peristiwa Tolikara Jadi Ujian Perdana Kepala BIN
Kepala BIN Sutiyoso/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Peristiwa Tolikara semestinya sudah bisa diantisipasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Apalagi, diduga beredare surat dari Gereja Injil Di Indonesia (GIDI) yang menyatakan umat Islam dilarang melaksanakan ibadah salat Ied di wilayah itu.

Wakil Ketua Komisi I Tantowi Yahya menyayangkan terjadinya peristiwa semacam ini. "Kerukunan kita beragama ini jadi target kompok tertentu untuk memporak-porandakan bangsa kita. Peristiwa ini jadi ujian pertama kepala BIN," kata Tantowi di Jakarta, Sabtu (18/7/2015).

Seharusnya, tambah politikus Partai Golkar itu, surat edaran bisa ditindaklanjuti, salah satunya dengan menempatkan pasukan pengamanan di wilayah itu.

"Informasi intelijen itu 90 persen mendekati kebenaran ,salah jika kalau tidak ditindaklanjuti informasi intelijen itu," tegas Tantowi.

Kerusuhan di Kabupaten Tolikara, terjadi Jumat pagi. Insiden diduga disebabkan salah paham karena pengeras suara. Pada saat bersamaan di daerah tersebut berlangsung dua acara yang digelar oleh dua umat agama yang berbeda. Ada acara perayaan Idul Fitri dan pertemuan pemuka masyarakat gereja.


(OJE)