Review Notebook

Lenovo YOGA 3: Ultrabook Hibrida dengan Performa Sekelas Notebook

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 19 Jul 2015 09:29 WIB
review laptop
Lenovo YOGA 3: Ultrabook Hibrida dengan Performa Sekelas Notebook
Lenovo YOGA 3 dapat digunakan untuk bermain game (MTVN/DANU)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ultrabook adalah perangkat evolusi notebook. Tidak seperti notebook, ultrabook memiliki bodi yang lebih tipis dan ringan. Ultrabook juga dirancang untuk dapat beroperasi secara mobile. Selain lebih tipis, ringan, dan ringkas, ultrabook biasanya memiliki daya baterai yang mampu bertahan lebih lama dari notebook.

Namun di balik segala kelebihannya, ultrabook memiliki berbagai kekurangan. Karena desainnya lebih ringkas secara keseluruhan, ultrabook tidak memiliki banyak fitur. Berbagai port yang biasanya terdapat di notebook pun dihilangkan, seperti port LAN, dan port D-SUB untuk menghubungkan notebook dengan monitor ataupun proyektor. Tidak hanya itu, ultrabook juga biasanya memiliki performa yang lebih rendah dari notebook karena lebih memprioritaskan daya tahan baterai serta memiliki ruang lebih terbatas untuk penggunaan komponen yang lebih kompleks.



Berbeda dengan ultrabook lainnya, Lenovo menggunakan pendekatan yang sedikit berbeda melalui YOGA 3. Lenovo YOGA 3 merupakan salah satu ultrabook Lenovo terbaru berlayar 14-inci yang telah menggunakan prosesor terbaru Intel Broadwell, serta memiiki chipset grafis terpisah, NVIDIA GeForce GT 940M.

Desain

Sama seperti saudara-saudaranya, Lenovo YOGA 3 masih menggunakan filosofi desain yang sama, mampu digunakan dalam empat mode. Keempat mode tersebut adalah laptop, tent,  tablet, dan stand. Yang menjadikannya berbeda adalah ia tampil dengan layar yang lebih besar (14-inci), serta memiliki spesifikasi yang lebih mirip dengan sebuah notebook ketimbang ultrabook.



Meskipun demikian, ukuran Lenovo YOGA 3 masih tergolong tipis. Ia memiliki ketebalan hanya 18,3mm dan berat 1,6Kg. Itulah mengapa ia masih tergolong ke dalam kelas utrabook. Sama seperti ultrabook pada umumnya, Lenovo YOGA 3 juga tidak memiliki port LAN, serta port D-SUB. Sebagai gantinya, ia memiliki WiFi untuk terkoneksi dengan internet, serta port HDMI untuk terhubung dengan perangkat display lain.



Keunikan lain pada sisi desain ultrabook ini terdapat pada keyboard-nya. Selain nyaman ketika digunakan, keyboard pada Lenovo YOGA 3 juga dilengkapi dengan backlight yang dapat memudahkan penggunanya untuk dapat beraktivitas di tempat gelap. Lenovo YOGA 3 juga telah dilengkapi dengan layar sentuh (touch screen) beresolusi Full HD, sehingga sangat pas digunakan dengan sistem operasi bawaanya, yaitu Windows 8.1.



Untuk mendukung sistem layar sentuhnya, Lenovo juga menghadirkan berbagai aplikasi khusus berbasis layar sentuh, seperti Lenovo Settings yang merupakan aplikasi untuk mengatur pengaturan pada Lenovo YOGA 3, serta Lenovo Photo Master yang berfungsi sebagai galeri foto interaktif.

Baterai & Performa

Seperti yang telah kami utarakan sebelumnya, Lenovo memang menghadirkan sesuatu yang sedikit berbeda dengan ultrabook lainnya pada Lenovo YOGA 3 kali ini. Perbedaan tersebut terletak pada penggunaan spesifikasinya yang lebih mirip dengan sebuah notebook ketimbang sebuah ultrabook. Hal tersebut membuat ultrabook ini mememiliki performa yang lebih baik ketimbang rata-rata ultrabook yang ada di pasar.



Lenovo YOGA 3 ditegai prosesor Intel Core i7 5500U yang merupakan prosesor generasi terbaru dari Intel, Broadwell. Selain itu,  ia didukung chip grafis NVIDIA GeForce GT 940M dengan VRAM sebesar 2GB. Lenovo YOGA 3 juga memiliki RAM sebesar 4GB, sehingga memungkinkan penggunaan berbagai aplikasi profesional yang cukup berat, seperti Adobe Photoshop serta Adobe After Effect.

Lenovo YOGA 3 juga dapat menjalankan berbagai game dengan cukup lancar. Beberapa game yang kami coba, seperti XCOM: Enemy Within dan Company of Heroes 2 dapat berjalan ecara lancar pada ultrabook ini, meskipun untuk Company of Heroes 2 settingan grafis paling optimal berada di kualitas grafis terendah.



Performa grafis yang terolong tinggi tersebut juga tercerminkan pada pengujian dengan menggunakan 3DMark dan PCMark yang kami lakukan. Pada kedua pengujian tersebut, ultrabook ini berhasil memperoleh skor yang sangat tinggi untuk ukuran sebuah ultrabook. Kami bahkan berhasil memantau rata-rata framerate sebesar 30fps pada pengujian menggunakan 3DMark Sky Diver.




Meskipun performanya di atas rata-rata ultrabook lainnya, ada sesuatu yang harus dikrbankan untuk menghadirkan performa tersebut, yaitu daya tahan baterai. Dalam pengujian menggunakan PowerMark, Lenovo YOGA 3 hanya mampu bertahan selama 3 jam 37 menit. Daya tahan baterai tersebut memang di bawah rata-rata daya tahan baterai ultrabook pada umumnya, namun masih tergolong cukup baik untuk sebuah ultrabook yang menggunakan prosesor Intel Core i7 dan dilengkapi dengan sebuah discrete graphic.




Kesimpulan

Lenovo YOGA 3 merupakan sebuah ultrabook yang cukup unik. Ia lebih cocok disebut dengan sebutan "notebook dengan casing ultrabook", karena memiliki komponen sekelas notebook namun masih "dibungkus" dengan tampilan ultrabook. Lenovo YOGA 3 juga sangat fleksibel, ia dapat digunakan sebagai laptop sekaligus tablet. Bagi Anda yang gemar membaca novel, komik, ataupun manga dalam bentuk e-book, serta menonton video HD dan bermain game yang minim interaksi seperti visual novel, Lenovo YOGA 3 adalah ultrabook serbaguna yang cocok bagi Anda.
 

  Lenovo YOGA 3
Ukuran Layar 14-inci 
Prosesor Intel Core i7 5500U
GPU NVIDIA GeForce GT 940M
RAM 4GB
Penyimpanan 1TB
Bobot 1,6Kg
Harga Rp13,99 juta
 

Lenovo YOGA 3

 

9.0

  • +Fleksibel
  • +Performa hebat
  • +Layar Full HD
  • +Ringkas
  • -Daya tahan baterai sedikit lebih lemah



(ABE)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA