Korban Tewas Bom Idul Fitri di Irak Bertambah Jadi 130 Jiwa

Fajar Nugraha    •    Minggu, 19 Jul 2015 10:11 WIB
isis
Korban Tewas Bom Idul Fitri di Irak Bertambah Jadi 130 Jiwa
ledakan yang terjadi di Irak (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Baghdad: Jumlah korban tewas dalam bom mobil di Baghdad, Irak terus bertambah. Korban tewas saat ini mencapai 130 orang tewas.

Serangan itu diklaim oleh kelompok militan Islamic State (ISIS). Pihak berwenang menyebut serangan ini, yang juga melukai 170 lainnya dan dianggap sebagai pengeboman terburuk yang menargetkan warga sipil Irak dalam satu dekade terakhir.

Pihak Gedung Putih pun menyampaikan kecamannya terkait serangan di Provinsi Diyala ini.
"Serangan itu dengan sengaja dan dengan kejam menargetkan warga sipil Irak yang sedang merayakan hari raya Idul Fitri," ujar pihak Gedung Putih.

Pemboman Jumat malam di sebuah pasar di kota Khan Beni Saad yang berpenduduk mayoritas Syiah, menurut Gedung Putih, adalah salah satu lagi contoh kekejaman yang terus dilancarkan kelompok teroris ISIS terhadap warga Irak.

Juru bicara parlemen Irak, Salim al-Jabouri, mengatakan serangan itu bermaksud memicu kerusuhan sektarian. Menurutnya pemerintah berupa untuk mencegah teror oleh ISIS merusak kestabilan keamanan di Provinsi Diyala.

Pasukan keamanan dikerahkan penuh ke Diyala pada Sabtu. Mereka mendirikan puluhan pos keamanan dan berbagai protokal keamanan baru.

Ledakan tersebut meratakan sejumlah gedung, menimbun banyak korban. Setelah pemboman, jalanan terlihat penuh dengan puing-puing dan anggota tubuh manusia. Para petugas masih berusaha menemukan korban yang terkubur reruntuhan hingga Sabtu larut malam.

Misi PBB di Irak mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan serangan sebagai kebrutalan mengerikan yang berada di luar batas-batas perilaku yang beradab.

ISIS menggembar-gemborkan di internet bahwa serangan tersebut dimaksudkan untuk membunuh warga Syiah. Kelompok ini mengklaim di Twiter bahwa pelaku pemboman membawa tiga ton peledak dalam kendaraannya.

"Pemerintah provinsi Diyala menyatakan tiga hari berkabung dan membatalkan berbagai acara perayaan Idul Fitri sebagai reaksi terhadap pengeboman," ujar pernyataan pemerintah, seperti dikutip VOA Indonesia, Minggu (18/7/2015).

ISIS menyerbu sejumlah daerah di Diyala tahun lalu. Pasukan kemanan Irak dan tentara Kurdi telah mengambil alih kembali daerah-daerah tersebut, namun pertikaian antara pihak militan dan pasukan keamanan terus berkecamuk.
 


(FJR)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA