Kapolda: Presiden Gidi Bantah Menyetujui Surat Edaran

Ricardo Hutahaean    •    Minggu, 19 Jul 2015 11:24 WIB
penyerangan
Kapolda: Presiden Gidi Bantah Menyetujui Surat Edaran
Kapolda Papua Irjen Yotje Mende (kanan) melihat perlengkapan tempur pada pameran alutsista di Jayapura, Papua, Jumat (26/12). Foto: Antara/Evarukdijati

Metrotvnews.com, Jayapura: Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Yotje Mende mengatakan tak ada persetujuan dari Bupati Tolikara Usman Wanimbo maupun Presiden Gereja Injili di Indonesia (Gidi) Dorman Wanimbo, mengenai surat edaran pelarangan beribadah.

"Keduanya membantah ada seruan dan rekomendasi untuk surat edaran tersebut," kata Yotje, ditemui usai rapat bersama para pimpinan daerah, kemarin.

Kerusuhan pada Jumat, 17 Juli, diduga dipicu beredarnya selebaran mengatasnamakan Gidi. Surat tersebut pada intinya melarang berlangsungnya toleransi antarumat beragama di Kabupaten Tolikara. Surat tersebut ditandatangani Mathen Jingga dan Nayus Wenda.

Yotje membenarkan bahwa kerusuhan dipicu surat edaran tersebut. "Masalah ini diawali dengan adanya surat edaran tersebut," katanya.

Ia melanjutkan, akibat surat edaran itu, pemuda Gidi yang sedang melaksanakan seminar, salah tafsir. Terutama saat mendengar adanya keramaian saat salat Id melalui pengeras suara di Kantor Koramil. Posisi antara tempat seminar dan tempat salat Id antara 75 hingga 100 meter.

"Aparat TNI/Polri yang sedang berjaga di lokasi berusaha menghalau, namun karena massa yang berjumlah 300 sampai 500 orang terus melempari, akhirnya aparat melepaskan tembakan hingga mengenai massa," jelas dia.

Dari sana, massa makin beringas membakar kios yang ada dekat lapangan hingga merembet ke musala yang berada di lingkungan kios. Yotje membantah jika dalam kerusuhan itu terselip rencana pembakaran musala.

"Massa awalnya membakar kios milik warga yang merembet melewati enam kios lainnya. Hingga (api) sampai pada musala dan cepat menghanguskannya karena terbuat dari kayu," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Gereja Injili di Indonesia (Gidi) Dorman Wanimbo menyangkal pemuda Gidi melarang umat Islam untuk merayakan hari raya Idul Fitri.
 


(UWA)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA