Noerbaety Sempat Kirim SMS Mencurigakan Sebelum Ditemukan Tewas

Dian Ihsan Siregar    •    Minggu, 19 Jul 2015 18:44 WIB
penemuan mayat
Noerbaety Sempat Kirim SMS Mencurigakan Sebelum Ditemukan Tewas
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Bogor: Verra Y, salah satu teman kuliah wartawati yang tewas di Bogor Noerbaety Rofiq, mengaku sempat berkomunikasi dengan Noer pada 30 Juni. Saat itu, Vera berencana mengajak Noer buka puasa bersama di Kalibata City. Namun, tanggapan yang dilontarkan mencurigakan.

"Saya tanyakan lewat whatsapp pada 30 Juni 2015 untuk ngajak buka puasa bersama, tapi tidak dibalas hari itu, dia balas pada 1 Juli 2015 pukul 05.05 WIB pas waktu subuh, dia bilang kata 'enggak'. Saya heran, itu bukan balesan dia, biasanya dia jawab kakak, dan kalau pun nggak dia bakal ceritakan alasannya kenapa, saya yakin yang balas itu bukan dia," beber Verra ketika ditemui di Perumahan Gaperi, RT 01 RW 09, Blok NC 6, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/7/2015).

Verra mengatakan, ajakan buka puasa bersama pada 30 Juni itu adalah ajakan yang kedua kali. Sebelumnya, pada 20 Juni, ia dan Noer sempat buka puasa bersama dengan teman lainnya di daerah Cibubur. 

Saat itu, Verra mengungkapkan Noer juga menunjukkan gelagat yang tidak biasanya. Noer cenderung tidak ceria dan terlihat risau. Kaki Noer juga sedang keseleo saat itu. 

"Saya juga bilang kapan dong main ke rumah Beti, tapi dia bilang 'ah ngapain sih kak, enggak enak sepi, lagi pula rumahnya mau dijual dan beli rumah deket kakak di Depok'," ujar Verra.

Seperti diberitakan sebelumnya, Noerbaety Rofiq ditemukan tewas di rumahnya pada Sabtu (18/7/2015) dalam kondisi membusuk dan ada bekas jeratan ikatan di tangan kirinya. Korban ditemukan tewas pada pukul 13.00 WIB oleh keluarganya, Joko Rikwanto (52) dan Ruwaidah (46). Saat itu keduanya berniat silatuhrahmi ke rumah korban. Korban sendiri berkomuilkasi dengan keluarga pada pertengahan puasa lalu.


(REN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA