Kericuhan di Tolikara, 20 Saksi Sudah Diperiksa

Rusli Rauf    •    Senin, 20 Jul 2015 05:18 WIB
penyerangan
Kericuhan di Tolikara, 20 Saksi Sudah Diperiksa
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Foto: Metrotvnews.com/Lukman Diah Sari

Metrotvnews.com, Makassar: Pihak kepolisian bekerja cepat mengusut kericuhan yang terjadi di Tolikara, Papua, Jumat (17/7/2015) lalu. Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti mengatakan 20 saksi sudah diperiksa terkait hal itu.

"Ada 20 saksi, tersangkanya belum. Ada gambaran, tapi belum bisa disampaikan karena mau cari alat bukti yang kuat dulu," kata Badrodin usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Makassar, Minggu (19/7/2015) malam. 

Badrodin menegaskan, sesuai prinsip hukum siapapun yang melakukan pelanggaran hukum terkait kericuhan di Tolikara, Papua bakal ditindak.

"Termasuk aktor intelektualnya, jelas ada skenario besar dalam kasus itu. Propam juga menyelidiki adanya korban yang tertembak. Apakah yang melakukan penembakan sudah sesuai prosedur atau tidak," beber Badrodin. 

Saat ini, lanjut Badrodin kondisi di Tolikara sudah kondusif. Kios-kios yang terbakar juga akan segera diperbaiki.

Diketahui, Minggu pagi Badrodin mengunjungi Tolikara, di sana ia bertemu sejumlah pihak untuk membicarakan soal kericuhan yang terjadi. Usai mengunjungi Tolikara, ia langsung bertolak ke Makassar untuk melaporkan penemuannya pada Wapres Jusuf Kalla yang sedang berlibur di Makassar. 

Badrodin dan JK mengadakan pertemuan tertutup Minggu malam kurang lebih selama satu jam. 



(REN)

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

2 hours Ago

Setelah vonis 15 tahun terhadap Setya Novanto diketuk, KPK diminta untuk segera mengungkap nama…

BERITA LAINNYA