Balik Mudik, Kemenkes Minta Pemudik Waspadai Penyakit Ini

Fetry Wuryasti    •    Senin, 20 Jul 2015 12:42 WIB
mudik lebaran 2015
Balik Mudik, Kemenkes Minta Pemudik Waspadai Penyakit Ini
Pemudik Lebaran 2015. (Foto: Antara/Zabur Kakuru)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemetrian Kesehatan meminta pemudik yang akan kembali ke Jakarta dan daerah lain mewaspadai sejumlah penyakit yang biasa muncul usai Lebaran. Kesehatan tubuh akan mempengaruhi perjalanan pemudik setelah libur Lebaran.
 
Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan M Subuh mengatakan, hingga H+3 Lebaran sudah banyak pemudik yang kembali ke Ibu Kota atau daerah asal masing-masing.
 
Kementerian kesehatan memperlakukan arus balik sama dengan arus mudik dengan menyiagakan 3.000 puskesmas, 1.500 rumah sakit, 900 pos kesehatan, serta fasilitas kesehatan mobile di jalur mudik hingga H+9.
 
"Pada arus balik, seharusnya pemudik sudah dalam keadaan lebih santai dan suasana rekreasi. Mereka juga sudah tidak dalam kondisi berpuasa. Yang harus diwaspadai adalah sakit diare karena mengkonsumsi berbagai makanan yang tidak terkontrol kebersihannya saat berlebaran di kampung halaman," kata Subuh, Senin (20/7/2015).
 
Selain itu, Subuh menyarankan pemudik menjaga pola makan agar tidak diare dan kolestrol yang terlalu tinggi. Diare disebabkan oleh makanan yang mengandung banyak lemak.
 
Penyakit lain yang mendominasi pemudik selama Lebaran antara lain influenza, hipertensi, chepalgia atau pusing karena ada suatu hal yang tidak beres dalam tubuh seseorang, salah satunya akibat kelelahan. Untuk itu pos-pos kesehatan disiagakan untuk pemudik, terutama kepada pengemudi.
 
"Kami tekankan agar pemudik menjalankan arus balik dengan suasana rekreasi, bukan seperti saat berangkat mudik dengan tekanan waktu untuk segera sampai di kampung halaman. Mereka harus nyaman dalam perjalanan," tukas Subuh.
 


(FZN)