Polisi: Komplotan Pencuri Bunuh Noerbaety Karena Panik

Arga sumantri    •    Senin, 20 Jul 2015 15:13 WIB
penemuan mayat
Polisi: Komplotan Pencuri Bunuh Noerbaety Karena Panik
Pelaku pembunuhan wartawati--Foto: MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Depok: Polisi membekuk tiga tersangka pembunuh wartawati Noerbaety, 44. Hasil penyelidikan terhadap pelaku, mereka mengaku menusuk korban sebanyak sembilan kali.

"Korban meninggal akibat luka benda tajam di leher. Pelaku juga melakukan 9 kali tusukan di sekitar perut dan pinggang," kata Kapolres Depok Kombes Pol Dwiyono di Mapolres Depok, Jawa Barat, Senin (20/7/2015).

Ia mengungkapkan, pelaku menusuk korban karena panik, sebab korban melakukan perlawanan. Aksi nekat itu dilakukan untuk memastikan korban sudah meninggal.

"Setelah meninggal, korban diikat tali, kemudian tersangka ambil barang-barang milik korban," tambahnya.

Tiga pelaku pembunuhan yang diringkus Satreskrim Polres Depok adalah Syarifudin, 20, Hafit Ubaidillah, 22, dan M Pujono, 20. Hafit dan Syarifuddin merupakan eksekutor perampokan dan pembunuhan terhadap Noerbaety. Sedangkan Pujono, pihak yang mengetahui soal perencanaan pembunuhan terhadap Noerbaety. Pujono diketahui mendapat bagian HP dari hasil perampokan yang dilakukan teman-temannya.

"Pelaku dikenakan Pasal 365 juncto 338 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun ke atas. Karena melanggar pasal pencurian dengan kekerasan serta pasal pembunuhan," paparnya.

Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti seperti empat buah telepon genggam, kamera, satu buah modem, satu unit komputer jinjing, tempat kartu nama, tiga buah buku tabungan, tape recorder, dua unit senjata tajam, dan tali rapia yang digunakan untuk menjerat korban.

Beberapa barang berharga lainnya milik korban yang ikut digasak para pelaku yaitu, satu buah perhiasan kalung dan sepasang perhiasan anting.

Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lainnya, Deni, 25, dia juga merupakan eksekutor pembunuhan terhadap Noerbaety.

Noerbaety Rofiq, 44, ditemukan tewas di kediamannya, di Perumahan Gaperi, Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 18 Junli 2015. Berdasarkan hasil autopsi, Noerbaety dibunuh Sabtu 4 Juli 2015.


(MBM)