Peran 4 Tersangka Pembunuh Wartawati di Bojong

Arga sumantri    •    Senin, 20 Jul 2015 16:24 WIB
penemuan mayat
Peran 4 Tersangka Pembunuh Wartawati di Bojong
Tersangka pembunuh Noerbaety di Polres Depok, Senin (20/7/2015). Foto: Arga Sumantri/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Noerbaety, wartawati yang ditemukan tewas di Bojonggede, Kabupaten Bogor, diduga dibunuh empat orang yang bersekongkol. Mereka, para tersangka, punya peran masing-masing.

Tiga tersangka, yakni Syarifudin, 20, Hafit Ubaidillah, 22, dan Pujono, 20, ditangkap aparat Polres Depok. Seorang lagi, Deni, berstatus buron.

Para pelaku melancarkan aksinya pada Sabtu 4 Juli. Syarifudin, Hafit, dan Deny merupakan eksekutor yang nekat masuk ke kediaman Noerbaety. 

Sementara M Pujono adalah orang yang mengetahui dan ikut merencanakan aksi pencurian. Namun, Pujiono memutuskan tak ikut menyatroni rumah korban.

"U (Hafit Ubaidillah) ini yang tikam korban sembilan kali, sementara S (Syarifudin) yang berperan menindih korban. Kalau P (M Pujono) ini mengetahui perencanaan pencurian dan kekerasan, namun karena satu dan lain hal dia tidak ikut, tapi setelah berhasil beraksi, dia dapat ponsel," beber Kapolres Depok, Kombes Pol Dwiyono di Mapolres Depok, Senin (20/7/2015).

Sementara Deni bertugas sebagai pengintai rumah korban. Sehari-hari dia adalah kuli bangunan yang sedang mengerjakan proyek dekat kediaman korban. Deni jugalah yang menusukan pisau ke leher korban.

Jasad korban ditemukan dua pekan kemudian di rumahnya di Perumahan Gaperi, Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 18 Juli. Dari hasil olah tempat kejadian dan keterangan para saksi, polisi akhirnya bisa membekuk tiga pelaku di kawasan Depok, dini hari tadi.

Sejumlah barang bukti diamankan polisi, di antaranya empat buah telepon genggam milik korban, sebuah kamera, satu buah modem, satu unit komputer jinjing, sebuah buku yang berisi sejumlah kartu nama, tiga buah buku tabungan, sejumlah uang, tape recorder, dua unit senjata tajam, serta satu buah sepeda motor yang digunakan pelaku, dan tali rapia yang digunakan untuk menjerat korban.

Beberapa barang berharga lainnya milik korban yang ikut digasak para pelaku adalah satu buah perhiasan kalung dan sepasang perhiasan anting.

Sejauh ini polisi menyatakan motif para pelaku murni pencurian. Menurut Dwiyono, belum ada indikasi tindakan yang dilakukan para pelaku dengan profesi yang dijalani Noerbaety sebagai pewarta. Termasuk kaitannya dengan investigasi yang tengah dilakukan Noerbaety atas kasus meninggalnya mahasiswa UI, Akseyna Ahad Dori.

"Tidak ada, sampai saat ini tidak mengarah ke sana. Ini murni kejahatan. Tersangka ingin mencari uang Lebaran," ujar Dwiyono.



(KRI)