Hindari Konflik di Daerah Mendagri Minta Pemda Tingkatkan Koordinasi dengan Aparat

Nur Aivanni    •    Senin, 20 Jul 2015 19:22 WIB
penyerangan
Hindari Konflik di Daerah Mendagri Minta Pemda Tingkatkan Koordinasi dengan Aparat
Tjahjo Kumolo. Foto: Panca Syurkani/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta intensitas pembinaan dan pengawasan (Binmas) dan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) tingkat provinsi/kabupaten/kota lebih meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan dan intelijen daerah.

Tak hanya itu, dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat agama setempat juga perlu dilakukan secara berkala. "Hal itu dilakukan agar kejadian seperti di Kabupaten Tolikara beberapa waktu lalu bisa dari awal dapat diantisipasi dan tak terulang kembali," kata Tjahjo di Jakarta, Senin (20/7/2015).

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI khususnya Kodam Trikora yang dengan cepat mempersiapkan Karya Bhakti di Kabupaten Tolikara. Tjahjo berharap peran Pemda Kabupaten Tolikara dalam menggerakkan dan mengorganisasi masyarakat bergotong royong membangun Kabupaten Tolikara.

"Kemendagri yakin pihak kepolisian dan aparat intelijen terpadu sudah cepat tanggap untuk melakukan investigasi menguak akar masalah yang terjadi dan memproses secara Hukum," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, menyikapi insiden Tolikara, sebaiknya aparat keamanan bertindak tegas dan menangkap pelakunya. "Insiden seperti itu harus segera dituntaskan agar tak melebar dan menimbulkan ekses lebih luas. Pasti ini tindakan oknum yang mau mengail di air keruh," katanya.

Lebih lanjut Fadli Zon mengatakan semua pihak mesti menahan diri dalam kasus ini. Di samping itu, pemerintah harus proaktif untuk menuntaskan kasus Tolikara.

"Semua pihak harus menahan diri. Pemerintah harus proaktif dan jangan membiarkan berlarut-larut," terang dia.

Fadli juga mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan dari pemerintah tentang apa yang terjadi sesungguhnya di Tolikara. "Kita harapkan dalam waktu dekat ini kami akan meminta penjelasan tentang apa yang terjadi sesungguhnya," tandasnya.



(KRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA