Kapolri: Polisi Bertanggung Jawab Atas Korban Penembakan di Tolikara

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 20 Jul 2015 19:27 WIB
penyerangan
Kapolri: Polisi Bertanggung Jawab Atas Korban Penembakan di Tolikara
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti/Metrotvnews.com/Lukman DIah Sari

Metrotvnews.com, Jakarta: Kerusuhan yang terjadi di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, menyebabkan 11 orang terluka. Empat di antarnya mengalami luka tembak, satu orang tewas.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan, Polri bertanggung jawab atas insiden penembakan dalam kerusuhan tersebut.

"Ya harus dipertanggungjawabkan memang, tapi kalau sudah sesuai prosedur tidak masalah. Penanggungjawab adalah polisi siapapun yang ditembak," kata Badrodin di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2015).

Menurut dia, penembakan merupakan salah satu risiko yang harus diterima pelaku penyerangan. Sebab, pelaku yang menyerang sekelompok umat Islam yang tengah menjalankan salat Ied dinilai melanggar konstitusi.

"Itu risiko, (penembakan) itu bagian dari penegakan hukum, karena merek telah melanggar konstitusi. Konstitusi harus kita tegakan," ujar dia.

Kerusuhan pecah di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, Jumat 17 Juli. Insiden ini terjadi saat umat Islam tengah menjalankan salat Ied di halaman Koramil. Puluhan kios yang juga merupakan tempat tinggal warga serta satu tempat ibadah umat Islam hangus terbakar.


(OJE)

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

2 hours Ago

Setelah vonis 15 tahun terhadap Setya Novanto diketuk, KPK diminta untuk segera mengungkap nama…

BERITA LAINNYA