Kapolri: Kerusuhan di Tolikara karena Salah Komunikasi

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 20 Jul 2015 22:47 WIB
penyerangan
Kapolri: Kerusuhan di Tolikara karena Salah Komunikasi
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti/Metrotvnews.com/Lukman DIah Sari

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menilai kerusuhan yang terjadi di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, karena adanya kesalahan komunikasi. Namun, kesalahan komunikasi ini masih diselidiki oleh kepolisian.

Kesalahan komunikasi ini berawalan dari beredarnya surat edaran yang dikeluarkan Organisasi Gereja Injili di Indonesia (GIDI) yang meminta tidak ada pengeras suara dalam pelaksanaan salat Id. Surat tersebut pun diakui oleh GIDI dan telah dikirim kepada Kapolres Tolikara, 13 Juli 2015. Namun, Presiden GIDI telah memastikan surat edaran tersebut tidak resmi.

"Saat dapat surat itu, Kapolres Tolikara langsung koordinasi dengan Presiden GIDI. Lalu presiden GIDI menyampaikan kalau surat itu tidak resmi karena tanpa persetujuan Presiden GIDI," kata Badrodin?, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2015).

Kemudian, Kapolres Tolikara telah berkoordinasi dengan Bupati Tolikara agar mencabut surat edaran tersebut, karena umat Muslim akan melangsungkan salat Id di halaman Koramil.

"Kapolres menyampaikan umat Islam akan salat Id di halaman kantor Koramil dan minta waktu pukul 07.00 WIB sampai 08.00 WIB pagi supaya surat edaran itu bisa dicabut?. Lalu Bupati menyampaikan akan mengkoordinasikan dengan panitia lokal di Tolikara dan meminta surat edaran dicabut," jelas Badrodin.

Bahkan, Jenderal bintang empat ini mengaku telah bertemu dengan pendeta yang menandatangani surat edaran tersebut, dan pendeta itu juga membenarkan bahwa surat edaran sudah dicabut.

Namun, Badrodin tak menyangka kelompok GIDI tetap menggeruduk umat Muslim yang tengah menjalankan salat Id.

"Ini yang menjadi sumir, apa ini hanya alasan saja atau memang betul. Karena setelah Bupati bilang koordinasi dan minta surat edaran dicabut, Kapolres bertemu tokoh Muslim disana lalu mengatakan silahkan salat Id di halaman koramil. Pihak keamanan akan menjamin keamanan," tandas dia.


(OJE)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA