Rusuh di Tolikara, Ormas Percaya kepada Penegak Hukum

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 21 Jul 2015 17:03 WIB
penyerangan
Rusuh di Tolikara, Ormas Percaya kepada Penegak Hukum
Massa FPI Kota Depok konvoi di Kampung Lio, Depok, Jawa Barat, Minggu 14 Juni 2015. Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso

Metrotvnews.com, Jakarta: Front Pembela Islam (FPI) menyerahkan penanganan kerusuhan di Tolikara, Papua, kepada penegak hukum. Wakil Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis menyerukan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi kejadian tersebut.

"Kami mendorong kepolisian dalam penegakan hukum. Kami juga mengontrol hasil-hasil penyelidikan aparat di sana," kata Sobri usai pertemuan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2015).

Ahmad memastikan, FPI bersikap arif dalam melihat kasus tersebut. Dia berharap penegak hukum segera menuntaskan kasus ini. "Kami juga sampaikan pada umat bahwa aparat kita sedang bekerja dengan cepat," kata dia.

Menurut dia, FPI akan turut menjaga keamanan Jakarta. "Kita jadikan penegakan hukum sebagai panglima. Karena harapan kita cuma di situ,"  pungkas dia.

Hal senada diungkapkan Ketua Gerakan Reformis Islam Adang Nurmansyah. Dia meminta warga percaya kepada polisi untuk menuntaskan kasus ini.

"Polisi akan tindak lanjuti. Pemerintah akan bangun kembali rumah ibadah di Tolikara agar tidak menimbulkan luka mendalam," jelas Adang.

Sementara, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menambahkan, pihaknya sudah memberi penjelasan kepada organisasi masyarakat di Jakarta soal kasus Tolikara. Dia menegaskan, semua ormas punya misi menjaga perdamaian.

"Ormas memahami dan menyampaikan untuk menciptakan suasana kondusif," kata Tito.


(TRK)