Mabes Polri: Pengamanan Eksekusi Susno Disalahartikan

- 25 April 2013 13:09 wib
ANTARA/Agus Bebeng
ANTARA/Agus Bebeng

Metrotvnews.com, Jakarta: Mabes Polri membantah melindungi Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji dari penjemputan paksa (eksekusi) oleh pihak kejaksaan. Polisi menolak disebut menghalang-halangi eksekusi karena Susno merupakan jenderal pensiunan Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan kehadiran polisi di rumah Susno hanya mengantisipasi terjadinya keributan, bukan menghalang-halangi tim jaksa eksekutor. Polisi diturunkan setelah mendapat informasi soal potensi bentrokan.

"Kepolisian tidak ada yang sifatnya menghalangi, ini disalahartikan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/4).

Menurut Boy, potensi bentrok dipicu penafsiran berbeda kedua pihak atas putusan kasus Susno di Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung. Kedua pihak sempat bersitegang mempertahankan pendapat masing-masing.

"Dari perbedaan penafsiran itu nanti ditakutkan adanya konflik. Kehadiran polisi untuk mencegah konflik kekerasan," ujarnya.

Lagipula, kata Boy, wajar jika polisi hadir di lokasi eksekusi. Dalam berbagai eksekusi sebelumnya, kejaksaan selalu dibantu unsur kepolisian untuk masalah pengamanan.

"Perlu diingat dalam proses eksekusi selalu ada unsur kepolisian. Jadi polisi bukan untuk menghambat, atau melindungi pihak tertentu. Tapi melindungi semua pihak supaya tidak ada konflik fisik," jelas Boy.

Boy menegaskan pihaknya hanya mengurus pengamanan. Masalah eksekusi Susno, sepenuhnya diserahkan kepada kedua belah pihak. Ia berharap ada solusi terbaik dari masalah tersebut.

Susno dieksekusi untuk menjalani hukuman penjara 3,5 tahun atas kasus korupsi yang menjeratnya. Eksekusi dilakukan setelah Mahkamah Agung menolak kasasi mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu. Susno dijemput paksa karena tiga kali mengabaikan panggilan jaksa.

()

HUKUM
METRO
INTERNASIONAL
DAERAH

Presiden Pilihan Kita Bersama Najwa Shihab (15)

10 Juli 2014 01:08 wib

Presiden Pilihan Kita, Rabu (09/07/2014): Hadir bersama Najwa Shihab yaitu ketua umum PKPI, Sutiyoso. Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella. dan Ketua DPP PKB, Marwan Jafar.