Terlibat Skandal Akuntansi, CEO Toshiba Mundur

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 21 Jul 2015 18:23 WIB
toshiba
Terlibat Skandal Akuntansi, CEO Toshiba Mundur
Ilustrasi (AFP PHOTO/Yoshikazu TSUNO)

Metrotvnews.com, Tokyo: Kepala eksekutif Toshiba Corp mengundurkan diri pada Selasa ini setelah penyelidikan independen menemukan ia telah membesar-besarkan peningkatan keuntungan perusahaan. Hal ini merupakan skandal perusahaan terbesar di negara itu dalam beberapa tahun.

CEO dan Presiden Hisao Tanaka mengatakan, posisi tersebut akan digantikan oleh Ketua Masashi Muromachi. Dirinya menambahkan, perusahaan sedang mempertimbangkan untuk menunjuk direksi dari luar untuk lebih dari setengah dari kursi dewan.

"Saya melihat ini sebagai acara paling merusak untuk merek kami dalam sejarah 140 tahun perusahaan. Saya tidak berpikir masalah ini dapat diatasi semalam," kata Tanaka, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (21/7/2015).

Pendahulu Tanaka sebagai CEO, Wakil Ketua Norio Sasaki dan penasihat Atsutoshi Nishida, akan juga mundur setelah laporan pihak ketiga menunjukkan mereka memainkan bagian dalam aksi itu dalam keuntungan dengan cara menggunakan tahun buku 2008.

Laporan hari Senin oleh panel akuntan dan pengacara luar mengatakan, Toshiba telah dibesar-besarkan laba operasionalnya sebesar 151,8 miliar yen (USD1,22 miliar) selama beberapa tahun, atau tiga kali lipat dari perkiraan awal Toshiba.

Menurut sebuah laporan, Tanaka dan Sasaki ditekan divisi bisnis untuk memenuhi target yang sulit sehingga mereka melebih-lebihkan laba dan menunda pelaporan kerugian di tengah budaya tidak akan melawan keinginan atasan.

"Ini bukan pemahaman saya bahwa saya memberi perintah untuk akuntansi yang tidak tepat, tetapi kenyataannya adalah bahwa pengamatan seperti itu telah dibuat. Para eksekutif dan manajemen baru harus mengambil tindakan pencegahan yang sesuai," tambah Tanaka.

Temuan ini diharapkan mengarah pada penyajian kembali laba, perombakan dewan dan denda yang berpotensi besar dan kuat dalam skandal terburuk di Jepang, sejak Olympus Corp ditemukan telah menutupi kerugian sebesar USD1,7 miliar pada akhir 2011.


(ABD)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

2 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA