Polisi Tingkatkan Pengamanan Rumah Ibadah di Jateng

Tri Kurniawan    •    Selasa, 21 Jul 2015 19:20 WIB
penyerangan
Polisi Tingkatkan Pengamanan Rumah Ibadah di Jateng
Personel Brimob Polda Sumut melakukan pengamanan di rumah ibadah di Medan, Sumut, Rabu 24 Desember 2014. Antara Foto/Irsan Mulyadi

Metrotvnews.com, Purworejo: Kepolisian di berbagai wilayah di Jawa Tengah meningkatkan pengamanan gereja menyusul insiden pembakaran pintu sebuh rumah ibadah di Desa Tlepok Wetan, Grabag, Kabupaten Purworejo.

"Masing-masing Polres telah mengambil langkah pengamanan menyusul kejadian tersebut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Kombes Liliek Darmanto, di Semarang, Selasa (21/7/2015).

Menurut dia, pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel berseragam maupun yang berpakaian "preman" di gereja-gereja. "Juga dengan patroli serta menggerakkan pengamanan internal gereja," katanya.

Liliek mengimbau masyarakat tetap tenang. "Masyarakat jangan terpancing. Serahkan kepada polisi untuk menyelidiki kasus ini," kata dia.

Senin pagi 20 Juli, pintu GKJ Tlepok dibakar orang tak dikenal. Peristiwa itu pertama kali diketahui pendeta GKJ
Ibnu Prabowo, 57.
    
"Sekitar pukul 05.30 WIB sepulang dari berolah raga pagi, kami mencium bau bensin dan melihat kondisi pintu depan sudah terbakar," katanya
    
 (Antara)


(TRK)