KPU: Tidak Ada Kompromi Dalam Membuat PKPU

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 22 Jul 2015 07:47 WIB
pilkada
KPU: Tidak Ada Kompromi Dalam Membuat PKPU
Komisioner KPU Arief Budiman--Dok.KPU

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) kerap mengubah Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang telah dibuatnya. Terbaru, mereka mengubah PKPU hasil kesepakatan dengan DPR dan pemerintah demi mengakomodir partai politik yang mengalami dualisme kepengurusan agar dapat mengikuti Pilkada serentak 2015. Sehingga muncul anggapan bahwa KPU telah melakukan kompromi politik dalam membuat PKPU.

Komisioner KPU, Arief Budiman menegaskan KPU tidak pernah melakukan kompromi politik ataupun mendapatkan tekanan dari pihak manapun dalam membuat PKPU.

"Tidak, tidak ada kompromi dalam membuat aturan," tegas Arief dalam Bincang Pagi, Metro Tv, Jakarta, Selasa (22/7/2015).

Menurut dia, KPU selalu terbuka kepada publik dalam membuat PKPU. Pembahasannya, kata dia juga dilakukan secara terbuka melalui rapat terbatas dengan DPR dan pemerintah.

"Kita selalu terbuka, dalam pembahasan juga terbuka walaupun terbatas," kata dia.

Seperti diketahui, KPU telah menyelesaikan revisi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 9 Tahun 2015. Revisi ini dilakukan demi memberikan kesempatan kepada parpol yang tengah berselisih agar dapat bersaing dalam Pikada serentak 2015.

Ada tiga poin yang direvisi oleh KPU. Pertama partai yang bersengketa dan belum mencapai islah atau inkrah, maka dua kepengurusan parpol dapat memberikan persetujuan untuk mengusung satu pasangan calon yang sama.

Kedua, jika dalam pengusungan calon kepala daerah parpol bersengketa membentuk koalisi, maka koalisi tersebut haruslah koalisi tunggal. Artinya, masing-masing kubu harus bekerjasama dengan koalisi yang sama.

Ketiga, proses yang telah dan sedang berlangsung pada saat adanya putusan pengadilan inkrah, dinyatakan tetap sah dan parpol maupun gabungan parpol tidak dapat menarik pengajuan pasangan calon.


(AZF)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

9 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA