Dolar Menguat, Rupiah Ditaksir Kembali Keok

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 22 Jul 2015 08:23 WIB
kurs rupiah
Dolar Menguat, Rupiah Ditaksir Kembali Keok
Ilustrasi -- FOTO: Antara/Gunawan Wibisono

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan rupiah terhadap dolar AS (USD) jelang libur Lebaran kemarin kembali melanjutkan pelemahan. Hari ini, kondisi rupiah masih tidak akan jauh berbeda, masih berada di zona negatif.

"Apalagi sentimen dari internal berupa rilis neraca perdagangan yang mengalami surplus tidak cukup membantu penguatan rupiah. Kami melihat susahnya rupiah berbalik menguat disebabkan surplus neraca perdagangan yang lebih rendah dari sebelumnya dan penurunan nilai ekspor-impor dibandingkan rilis sebelumnya," ungkap Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (22/7/2015).

Menurut dia, kondisi berbeda diperlihatkan oleh mata uang yuan yang mampu mengimbangi USD, seiring kenaikan tipis pada data-data ekonomi, seperti retail sales, GDP growth rate, dan fixed asset investment.

Sebagaimana diketahui, usai pengumuman BI rate, pelaku pasar telah melakukan price in level BI rate, maka mulai cenderung melepas rupiah. Apalagi laju USD kembali menguat sehingga perlu di waspadai adanya potensi pelemahan lanjutan.

Laju rupiah di bawah level support Rp13.325 per USD. Dia menegaskan, masih berlanjutnya penguatan dolar AS selama libur panjang Lebaran kemarin dikhawatirkan dapat memberi imbas negatif pada pergerakan rupiah di hari pertama setelah libur.

Apalagi dari dalam negeri, lanjut reza, belum ada berita positif signifikan yang dapat langsung mengangkat nilai tukar rupiah. Namun demikian, Reza berharap investor tetap mengantisipasi dan mencermati setiap sentimen yang dirilis.

"Dalam satu hari ini laju Rupiah akan berada di level Rp13.334-Rp13.324 per USD (kurs tengah BI)," tukasnya.


(AHL)

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

38 minutes Ago

Politikus Partai Golkar Ade Komaruddin siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusu…

BERITA LAINNYA